Tak Responsif terhadap Pandemi COVID-19, Manajemen RNI Dinilai Perlu Dibenahi

Jum'at, 11 September 2020 - 11:05 WIB
loading...
Tak Responsif terhadap...
Anggota Komisi VI DPR, Marwan Jafar meminta komisinya menyurati Kementerian BUMN untuk segera membenahi manajemen PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Foto/SINDOnews
A A A
Anggota Komisi VI DPR , Marwan Jafar meminta komisinya menyurati Kementerian BUMN untuk segera membenahi manajemen PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) . Menurut Marwan, manajemen PT RNI bergaya feodalistik.

Sebab, RNI tidak lagi responsif terhadap kepentingan rakyat. “Saya menyarankan agar menyurati Kementerian BUMN untuk membenahi, mengoreksi, mengevaluasi manajemen RNI yang bergaya feodal. Kalau perlu menyurati presiden jika tidak ada perubahan perilaku feodalistik itu,” ujar Marwan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT RNI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020). (Baca juga: Jebret! Menteri Erick Prediksi Akhir Desember Jumlah Pasien Covid Bisa Tembus Setengah Juta)

Marwan awalnya menyampaikan kekecewaan terhadap PT RNI saat awal pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia. Pasalnya, RNI tidak bekerja secara maksimal walaupun diberi kewenangan untuk impor oleh pemerintah.

Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu sempat mengalami kesulitan saat hendak membeli alat pelindung diri (APD) untuk kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. (Baca juga: Empat Orang Pulih di Qatar, Total 971 WNI Sembuh COVID-19)

“Saya kecewa dengan RNI, karena awal COVID-19 begitu sulit untuk mendapatkan alat kesehatan, pelindung diri termasuk pangan. Saya beli saja susah betul, saya mau beli saja dipimpong. Padahal mereka ini diberi kewenangan oleh negara untuk impor,” kata Marwan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR: Harusnya Tak Merembet ke Kebutuhan Pokok
Prabowo: Pimpinan BUMN...
Prabowo: Pimpinan BUMN yang Dulu Jangan Enak-Enak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan
Gelar Mudik Gratis,...
Gelar Mudik Gratis, ADHI Berangkatkan 100 Ribu Lebih Pemudik ke Berbagai Daerah
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Berita Terkini
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
Breaking News! Roy Suryo...
Breaking News! Roy Suryo Menang Praperadilan
Tingkatkan Kesiapsiagaan...
Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat Perairan, NHM Bekali Tim ERT Standar Open Water Dive
Jokowi Siap Hadiri Sidang...
Jokowi Siap Hadiri Sidang Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jika Dipanggil Hakim
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved