Sebelum Diberi Ducati, Noel Ebenezer ke Sultan Kemnaker: Kalau untuk Saya Cocoknya Motor Apa?
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:30 WIB
loading...
Barang bukti berupa mobil dan motor hasil OTT terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer ditampilkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (21/8/2025). Foto/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap cara Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) alias Noel meminta kendaraan kepada anak buahnya, Irvian Bobby Mahendro (IBM). Noel saat itu melontarkan pernyataan seperti kode agar dirinya diberikan motor oleh IBM.
Menurut Ketua KPK Setyo Budiyanto, Sabtu (23/8/2025), saat minta motor ke IBM, Noel mengaku tahu bahwa IBM suka main motor besar. Lalu, Noel pun meminta motor kepada bawahannya tersebut.
"Kalau untuk saya, cocoknya motor apa?" kata Setyo Budiyanto menirukan ucapan Noel.
Merespons pernyataan tersebut, IBM lantas mencarikan motor yang sesuai dengan Noel. Setyo menyebut bahwa Noel menerima satu motor merek Ducati dari IBM. "Kemudian IBM belikan dan kirim ke rumahnya, satu Ducati," ujarnya.
Baca Juga: Immanuel Ebenezer Minta Amnesti, Istana: Presiden Tak Akan Membela Koruptor
Selain kendaraan, Noel juga meminta jatah atau uang kepada IBM yang ia panggil dengan istilah Sultan. Uang tersebut ia minta dengan alasan untuk melakukan renovasi rumahnya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
"IEG menyebut IBM sebagai Sultan, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3. IEG minta untuk renovasi rumah Cimanggis, IBM kasih Rp 3M," katanya.
Baca Juga: DPR Yakin Prabowo Tidak Berikan Amnesti ke Noel Ebenezer, Ini Alasannya
KPK diketahui telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu hingga Kamis (21-22 Agustus 2025). Mereka ditetapkan sebagai tersangka pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Berikut ini daftar lengkap 11 tersangka tersebut:
1. IBM (Irvian Bobby Mahendro) selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 tahun 2022 sampai dengan 2025;
2. GAH (Gerry Aditya Herwanto Putra)
selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi KompetensiKeselamatan Kerja tahun 2022 sampai dengan sekarang;
3. SB (Subhan) selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 tahun 2020 sampai dengan 2025;
4. AK (Anitasari Kusumawati) selaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020 sampai dengan sekarang
5. IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Tahun 2024 sampai dengan 2029. Noel telah diberhentikan Presiden Prabowo Subianto pada 22 Agustus 2025, setelah resmi ditetapkan tersangka.
6. FRZ (Fahrurozi) selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025 sampai dengan sekarang
7. HS (Hery Sutanto) selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 sampai dengan Februari 2025
8. SKP (Sekarsari Kartika Putri) selaku Subkoordinator
9. SUP (Supriadi) selaku Koordinator
10. TEM (Temurila) selaku pihak PT KEM Indonesia
11. MM (Miki Mahfud) selaku pihak PT KEM Indonesia.
Menurut Ketua KPK Setyo Budiyanto, Sabtu (23/8/2025), saat minta motor ke IBM, Noel mengaku tahu bahwa IBM suka main motor besar. Lalu, Noel pun meminta motor kepada bawahannya tersebut.
"Kalau untuk saya, cocoknya motor apa?" kata Setyo Budiyanto menirukan ucapan Noel.
Merespons pernyataan tersebut, IBM lantas mencarikan motor yang sesuai dengan Noel. Setyo menyebut bahwa Noel menerima satu motor merek Ducati dari IBM. "Kemudian IBM belikan dan kirim ke rumahnya, satu Ducati," ujarnya.
Baca Juga: Immanuel Ebenezer Minta Amnesti, Istana: Presiden Tak Akan Membela Koruptor
Selain kendaraan, Noel juga meminta jatah atau uang kepada IBM yang ia panggil dengan istilah Sultan. Uang tersebut ia minta dengan alasan untuk melakukan renovasi rumahnya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
"IEG menyebut IBM sebagai Sultan, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3. IEG minta untuk renovasi rumah Cimanggis, IBM kasih Rp 3M," katanya.
Baca Juga: DPR Yakin Prabowo Tidak Berikan Amnesti ke Noel Ebenezer, Ini Alasannya
KPK diketahui telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu hingga Kamis (21-22 Agustus 2025). Mereka ditetapkan sebagai tersangka pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Berikut ini daftar lengkap 11 tersangka tersebut:
1. IBM (Irvian Bobby Mahendro) selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 tahun 2022 sampai dengan 2025;
2. GAH (Gerry Aditya Herwanto Putra)
selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi KompetensiKeselamatan Kerja tahun 2022 sampai dengan sekarang;
3. SB (Subhan) selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 tahun 2020 sampai dengan 2025;
4. AK (Anitasari Kusumawati) selaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020 sampai dengan sekarang
5. IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Tahun 2024 sampai dengan 2029. Noel telah diberhentikan Presiden Prabowo Subianto pada 22 Agustus 2025, setelah resmi ditetapkan tersangka.
6. FRZ (Fahrurozi) selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025 sampai dengan sekarang
7. HS (Hery Sutanto) selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 sampai dengan Februari 2025
8. SKP (Sekarsari Kartika Putri) selaku Subkoordinator
9. SUP (Supriadi) selaku Koordinator
10. TEM (Temurila) selaku pihak PT KEM Indonesia
11. MM (Miki Mahfud) selaku pihak PT KEM Indonesia.
(zik)
Lihat Juga :