Menperin Serahkan Penghargaan untuk Penerapan Industri Hijau Terbaik
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 20:44 WIB
loading...
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan penghargaan untuk perusahaan yang menerapkan industri hijau terbaik, Jumat (22/8/2025). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan penghargaan untuk perusahaan yang menerapkan industri hijau terbaik. Penghargaan diserahkan pada ajang Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), 20–22 Agustus 2025.
Perusahaan yang meraih peringkat pertama dalam kategori Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau adalah PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) Prambanan, Sleman. Penghargaan tersebut merupakan bukti komitmen perusahaan dalam mendukung agenda nasional menuju industri yang ramah lingkungan.
Baca juga: Indonesia Bakal Punya 5,3 Juta Orang Tenaga Kerja Hijau
Menperin menegaskan pentingnya ekonomi sirkular dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan target net zero emission 2050. Dia menyebut, ekonomi sirkular menjadi pilar penting dalam mewujudkan transformasi industri hijau.
”Banyak perusahaan indusri di Indonesia yang sudah mempraktikkannya, seperti mengolah sampah plastik menjadi kemasan baru, melebur kembali scrap metal menjadi baja berkualitas, serta memanfaatkan sekam padi untuk biomassa sebagai energi alternatif. Dengan ekonomi sirkular, kita tidak hanya menekan emisi dan mengurangi bahan tak terpakai, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, dan membuka lapangan kerja hijau (green jobs),” kata Agus Gumiwang, Jumat (22/8/2025).
Baca juga: Kejar Pertumbuhan 8%, Kemenperin Akselerasi Industri Maritim
Agus Gumiwang juga mengajak seluruh pelaku industri untuk melihat agenda dekarbonisasi sebagai peluang, bukan beban. Transformasi menuju industri hijau adalah perjalanan panjang yang membutuhkan visi, inovasi, dan kolaborasi.
”Dengan langkah efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, teknologi carbon capture and utilization (CCU), serta penerapan ekonomi sirkular, Indonesia tidak hanya menjaga daya saing global, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan,” paparnya.
Sementara itu, Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia Karyanto Wibowo menyampaikan, ini merupakan tahun kedua Sarihusada menerima penghargaan industri hijau secara berturut-turut.
Menurut dia, pencapaian ini merupakan bukti nyata atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam mendukung berbagai inisiatif pemerintah serta kontribusi terhadap upaya global menuju target net zero emission di masa mendatang.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian atas penghargaan ini, yang menjadi bentuk pengakuan atas komitmen berkelanjutan kami. Pencapaian ini memperkuat keyakinan kami bahwa penerapan praktik industri hijau merupakan elemen krusial dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat,” jelas Karyanto.
Senada, Operations Director Danone Specialized Nutrition Indonesia Suprianto Endri menyampaikan rasa bangganya. atas pencapaian Sarihusada di Prambanan yang berhasil meraih peringkat pertama kinerja terbaik dalam penerapan industri hijau melalui AIGIS 2025.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan di seluruh lini operasional, termasuk dalam memproduksi produk nutrisi berkualitas tinggi melalui proses yang ramah lingkungan,” ucapnya.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri, Kementerian Perindustrian Andi Rizaldi menyampaikan, melalui tema “Driving Industrial Decarbonization through Green Industry Ecosystem” AIGIS diharapkan dapat menjadi platform yang mendorong peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pengurangan emisi karbon di sektor industri melalui kolaborasi lintas sektor.
“Transformasi menuju industri rendah karbon tidak hanya memperkuat daya saing global, tetapi juga membuka peluang investasi dan inovasi berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” jelas Andi.
Perusahaan yang meraih peringkat pertama dalam kategori Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau adalah PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) Prambanan, Sleman. Penghargaan tersebut merupakan bukti komitmen perusahaan dalam mendukung agenda nasional menuju industri yang ramah lingkungan.
Baca juga: Indonesia Bakal Punya 5,3 Juta Orang Tenaga Kerja Hijau
Menperin menegaskan pentingnya ekonomi sirkular dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan target net zero emission 2050. Dia menyebut, ekonomi sirkular menjadi pilar penting dalam mewujudkan transformasi industri hijau.
”Banyak perusahaan indusri di Indonesia yang sudah mempraktikkannya, seperti mengolah sampah plastik menjadi kemasan baru, melebur kembali scrap metal menjadi baja berkualitas, serta memanfaatkan sekam padi untuk biomassa sebagai energi alternatif. Dengan ekonomi sirkular, kita tidak hanya menekan emisi dan mengurangi bahan tak terpakai, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, dan membuka lapangan kerja hijau (green jobs),” kata Agus Gumiwang, Jumat (22/8/2025).
Baca juga: Kejar Pertumbuhan 8%, Kemenperin Akselerasi Industri Maritim
Agus Gumiwang juga mengajak seluruh pelaku industri untuk melihat agenda dekarbonisasi sebagai peluang, bukan beban. Transformasi menuju industri hijau adalah perjalanan panjang yang membutuhkan visi, inovasi, dan kolaborasi.
”Dengan langkah efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, teknologi carbon capture and utilization (CCU), serta penerapan ekonomi sirkular, Indonesia tidak hanya menjaga daya saing global, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan,” paparnya.
Sementara itu, Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia Karyanto Wibowo menyampaikan, ini merupakan tahun kedua Sarihusada menerima penghargaan industri hijau secara berturut-turut.
Menurut dia, pencapaian ini merupakan bukti nyata atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam mendukung berbagai inisiatif pemerintah serta kontribusi terhadap upaya global menuju target net zero emission di masa mendatang.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian atas penghargaan ini, yang menjadi bentuk pengakuan atas komitmen berkelanjutan kami. Pencapaian ini memperkuat keyakinan kami bahwa penerapan praktik industri hijau merupakan elemen krusial dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat,” jelas Karyanto.
Senada, Operations Director Danone Specialized Nutrition Indonesia Suprianto Endri menyampaikan rasa bangganya. atas pencapaian Sarihusada di Prambanan yang berhasil meraih peringkat pertama kinerja terbaik dalam penerapan industri hijau melalui AIGIS 2025.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan di seluruh lini operasional, termasuk dalam memproduksi produk nutrisi berkualitas tinggi melalui proses yang ramah lingkungan,” ucapnya.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri, Kementerian Perindustrian Andi Rizaldi menyampaikan, melalui tema “Driving Industrial Decarbonization through Green Industry Ecosystem” AIGIS diharapkan dapat menjadi platform yang mendorong peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pengurangan emisi karbon di sektor industri melalui kolaborasi lintas sektor.
“Transformasi menuju industri rendah karbon tidak hanya memperkuat daya saing global, tetapi juga membuka peluang investasi dan inovasi berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” jelas Andi.
(shf)
Lihat Juga :