Wamenaker Noel Ebenezer Terjaring OTT, Mahfud MD: KPK Mulai Tunjukkan Taring

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 06:12 WIB
loading...
Wamenaker Noel Ebenezer...
Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel Ebenezer) terjaring OTT KPK. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD buka suara soal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer . Mahfud menilai KPK mulai kembali menunjukkan taring.

"Noel Ebenezer di-OTT. Dalam beberapa bulan terakhir KPK sudah mulai bisa terlepas dari belenggu politik tertentu dan menunjukkan taringnya," kata Mahfud dalam cuitan di akun resmi X-nya, @mohmahfudmd, Kamis (21/8/2025).

Mahfud lantas mengapresiasi kinerja KPK. Ia berharap KPK terus maju dalam memberantas korupsi. Mahfud juga mengatakan, penangkapan wakil menteri ini menandakan Presiden Prabowo Subianto konsisten dalam penegakan korupsi. Prabowo dinilainya tidak pandang bulu untuk memburu pejabat korup meskipun berasal dari anggota partainya.

Baca Juga: KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer di Jakarta

"Presiden Prabowo juga konsisten, tak melindungi pejabat meskipun dia anggota partainya. Lanjutkan Pak Presiden, buka pintu dan dorong KPK untuk memburu pejabat korup agar kembali disegani," tegas Mahfud.

Wamenaker Noel Ebenezer Terjaring OTT, Mahfud MD: KPK Mulai Tunjukkan Taring

Barang bukti berupa mobil hasil OTT terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer ditampilkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (21/8/2025). Foto/Isra Triansyah

Di lain sisi, Mahfud juga berharap KPK perlu mengonstruksi perkara rasuah yang banyak dilakukan oleh para pejabat. Menurutnya, pemberantasan tindak pidana korupsi tidak harus selalu melalui OTT. "Bravo KPK," tandasnya.

Diketahui, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan pada Rabu-Kamis dini hari kemarin. Dalam operasi senyap itu, KPK turut menangkap Noel Ebenezer.



Noel ditangkap bersama 13 orang lainnya yang disebut termasuk pihak swasta. Hingga berita ini ditayangkan, sosok-sosok yang terjaring OTT belum diungkap ke publik. KPK menyebut dugaan korupsi ini berkaitan dengan pemerasan sertifikasi K3.

Selain menangkap 14 orang, KPK juga turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga memiliki keterkaitan dengan dugaan korupsi ini. Barang bukti yang diamankan berupa 22 kendaraan mewah yang dipajang di KPK pada Kamis (21/8/2025) sore.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved