Literasi Anak Tetap Bersemi di Tengah Pandemi
Jum'at, 11 September 2020 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
Wildan Fanny Putra, siswa SMKN 1 Surabaya, memilih mengisi banyak waktu luang selama belajar di rumah dengan mengikuti workshop literasi terkait pandemi Covid-19 dan peran anak muda pada penanganan dan upaya pemutusan rantai penyebaran virus. Berbagai pemikiran anak terkait pencegahan penyebaran Covid-19 dituangkan dalam bentuk visual. “Anak muda juga butuh didengar suaranya,” katanya.
Dari dalam kamar Wildan menulis lirik lagu serta memproduksi pembuatan video yang rancak. Dari kamarnya itu pula dia mengisahkan ribuan pesan bagi anak-anak untuk tetap ceria dan bisa melewati pandemi ini sebagai pemenang.
Kamila Qurotaayun, siswa yang tergabung dalam Generasi Unlimited, juga menjalani keseharian yang banyak mendengar keluhan teman-temannya tentang kondisi pandemi Covid-19.
Hasil literasi yang dijalaninya lewat daring bersama anak-anak sebaya diawujudkan dalam karya berjudul Mental Health and Psychososcial Support. Di sini Kamila mencoba menyampaikan sejumlah data dan catatan terkait bagaimana seharusnya menghadapi orang atau keluarga yang terpapar Covid-19. (Lihat videonya: Tawuran Remaja Sambil Berenang Kembali Terjadi di Jakarta Utara)
Lewat goresannya di ruang digital, Kamilah mampu membuat infografis dan poster yang bisa dibagi ke ribuan anak-anak di Indonesia. Menyampaikan pesan dan suara anak untuk saling mewujudkan mimpi yang sama selamat di tengah pandemi.
Mereka tak menyerah dan masih menyisakan energi untuk terus berkarya. Di tengah keterbatasan, anak-anak masih menyisakan harapan untuk menjadi pemenang dalam perang melawan Covid-19. (Aan Haryono)
Dari dalam kamar Wildan menulis lirik lagu serta memproduksi pembuatan video yang rancak. Dari kamarnya itu pula dia mengisahkan ribuan pesan bagi anak-anak untuk tetap ceria dan bisa melewati pandemi ini sebagai pemenang.
Kamila Qurotaayun, siswa yang tergabung dalam Generasi Unlimited, juga menjalani keseharian yang banyak mendengar keluhan teman-temannya tentang kondisi pandemi Covid-19.
Hasil literasi yang dijalaninya lewat daring bersama anak-anak sebaya diawujudkan dalam karya berjudul Mental Health and Psychososcial Support. Di sini Kamila mencoba menyampaikan sejumlah data dan catatan terkait bagaimana seharusnya menghadapi orang atau keluarga yang terpapar Covid-19. (Lihat videonya: Tawuran Remaja Sambil Berenang Kembali Terjadi di Jakarta Utara)
Lewat goresannya di ruang digital, Kamilah mampu membuat infografis dan poster yang bisa dibagi ke ribuan anak-anak di Indonesia. Menyampaikan pesan dan suara anak untuk saling mewujudkan mimpi yang sama selamat di tengah pandemi.
Mereka tak menyerah dan masih menyisakan energi untuk terus berkarya. Di tengah keterbatasan, anak-anak masih menyisakan harapan untuk menjadi pemenang dalam perang melawan Covid-19. (Aan Haryono)
(ysw)
Lihat Juga :