Dosen Kreatif dan Inovatif UMJ Dapat Paten Granted di Hari Kemerdekaan RI

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:23 WIB
loading...
Dosen Kreatif dan Inovatif...
Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr Endang Rudiatin sukses meraih paten granted untuk karyanya dari hasil Riset dan Pengabdian Masyarakat terhadap UMKM di Serang, Banten. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr Endang Rudiatin sukses meraih paten granted untuk karyanya dari hasil Riset dan Pengabdian Masyarakat terhadap UMKM di Serang Banten. Dia sangat terharu mendapatkan paten granted bertepatan dengan Indonesia merayakan kemerdekaan 17 Agustus 2025.

"Saya saat itu tengah melakukan riset dan pengabdian masyarakat terhadap UMKM pangan lokal dan menemukan bahwa di Serang melinjo merupakan pangan yang digemari oleh masyarakat. Selama satu semester bersama laboran teknik mesin melakukan beberapa uji coba dan menemukan formula pembuatan tepung melinjo yang dapat diolah layaknya tepung terigu," ujar Endang, Rabu (20/8/2025).

Sebagai anak pejuang kemerdekaan dengan Bintang Gerilya, pemberian paten granted ini merupakan penghargaan terhadap produk lokal karya anak bangsa. Paten granted adalah status paten yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan diberikan hak eksklusif kepada pemegangnya untuk melindungi invensinya, mencegah pihak lain untuk meniru atau menggunakan temuan tersebut tanpa izin.

Karya yang memperoleh paten granted itu, yakni Proses Pembuatan Tepung Melinjo Sebagai Bahan Olahan Pangan (nomor IDS00202208986). ''Tepung melinjo ini sudah diujicobakan pada UMKM dari Indonesia Small Medium Entrepreneurship Association (ISMEA) yaitu Kueffi Cookies menjadi biskuit dengan berbagai varian," katanya.

Paten biskuit ini telah didaftarkan, sudah published dan menunggu granted. ISMEA merupakan perkumpulan yang serius menggerakkan UMKM menggunakan bahan baku lokal dalam produksinya. ISMEA sering menjadi mitra para inventor dan periset berbagai kampus dalam program pengabdian masyarakat.

Pengembangan dan invensi yang dihasilkan oleh Endang Rudiatin yang juga adalah Ketua Pusat Studi Pesisir dan Perbatasan (PSPP) Universitas Muhammadiyah Jakarta berupa pengembangan produk pangan berbahan baku lokal asli Indonesia.

Dia melibatkan Dyah Prani prodi Teknik Kimia dan Selviana dari Keperawatan yang kala itu merupakan mahasiswa asal Serang, Banten. “Saat ini produk olahan melinjo di Jepang dan Eropa mulai sering digunakan dalam industri farmasi. Ke depan Endang pun berharap dari paten granted tepung melinjo ini dapat menghasilkan invensi-invensi lain bagi industri pangan dan farmasi di UMJ," kata Endang.

Selanjutnya Endang bersama tim PSPP yang sedang melakukan pemberdayaan masyarakat pada nelayan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, juga sedang mendaftarkan beberapa paten dari hasil interaksinya dengan masyarakat pesisir perbatasan Sambas Kalimantan Barat.

Endang yang juga ketua Asosiasi Lembaga Inkubasi Bisnis dan Kewirausahaan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang dikenal dengan singkatan MCEBI, bersama tim majelis Diktilitbang PTMA PP Muhammadiyah Prof Bambang Setiaji, Prof Machfud Solihin, Dr Muh Sayuti, serta Dr Andi Bawono merancang program hilirisasi dan komersialisasi produk-produk inovatif dan kreatif wirausaha mahasiswa berbasis bahan baku lokal sebagai praktik mata kuliah Kewirausahaan.

"Rencana program ini merespons Kampus Berdampak yang digulirkan Mendiktisaintek Endang Rudiatin di kalangan Muhammadiyah dan Aisyiyah dikenal sebagai dosen yang memiliki ide-ide inovatif bagi petani, nelayan dan UMKM," ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
PDIP Tegaskan Dukungan...
PDIP Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Amanat Konstitusi dan Hukum Internasional
Indonesia Butuh Nakhoda,...
Indonesia Butuh Nakhoda, Bukan Penguasa
Kasus Amsal Sitepu,...
Kasus Amsal Sitepu, Kemenekraf: Pengadaan Jasa Kreatif Berbeda dengan Pengadaan Barang
Kasus Videografer Amsal...
Kasus Videografer Amsal Sitepu, Komisi III DPR Soroti Ketidakpastian Harga Jasa Kreatif
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Ratusan Mahasiswa Uhamka...
Ratusan Mahasiswa Uhamka Diadang Polisi saat Hendak Demo ke Monas
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Rekomendasi
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Berita Terkini
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved