Dosen Kreatif dan Inovatif UMJ Dapat Paten Granted di Hari Kemerdekaan RI
Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Pengembangan dan invensi yang dihasilkan oleh Endang Rudiatin yang juga adalah Ketua Pusat Studi Pesisir dan Perbatasan (PSPP) Universitas Muhammadiyah Jakarta berupa pengembangan produk pangan berbahan baku lokal asli Indonesia.
Dia melibatkan Dyah Prani prodi Teknik Kimia dan Selviana dari Keperawatan yang kala itu merupakan mahasiswa asal Serang, Banten. “Saat ini produk olahan melinjo di Jepang dan Eropa mulai sering digunakan dalam industri farmasi. Ke depan Endang pun berharap dari paten granted tepung melinjo ini dapat menghasilkan invensi-invensi lain bagi industri pangan dan farmasi di UMJ," kata Endang.
Selanjutnya Endang bersama tim PSPP yang sedang melakukan pemberdayaan masyarakat pada nelayan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, juga sedang mendaftarkan beberapa paten dari hasil interaksinya dengan masyarakat pesisir perbatasan Sambas Kalimantan Barat.
Endang yang juga ketua Asosiasi Lembaga Inkubasi Bisnis dan Kewirausahaan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang dikenal dengan singkatan MCEBI, bersama tim majelis Diktilitbang PTMA PP Muhammadiyah Prof Bambang Setiaji, Prof Machfud Solihin, Dr Muh Sayuti, serta Dr Andi Bawono merancang program hilirisasi dan komersialisasi produk-produk inovatif dan kreatif wirausaha mahasiswa berbasis bahan baku lokal sebagai praktik mata kuliah Kewirausahaan.
"Rencana program ini merespons Kampus Berdampak yang digulirkan Mendiktisaintek Endang Rudiatin di kalangan Muhammadiyah dan Aisyiyah dikenal sebagai dosen yang memiliki ide-ide inovatif bagi petani, nelayan dan UMKM," ujarnya.
Dia melibatkan Dyah Prani prodi Teknik Kimia dan Selviana dari Keperawatan yang kala itu merupakan mahasiswa asal Serang, Banten. “Saat ini produk olahan melinjo di Jepang dan Eropa mulai sering digunakan dalam industri farmasi. Ke depan Endang pun berharap dari paten granted tepung melinjo ini dapat menghasilkan invensi-invensi lain bagi industri pangan dan farmasi di UMJ," kata Endang.
Selanjutnya Endang bersama tim PSPP yang sedang melakukan pemberdayaan masyarakat pada nelayan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, juga sedang mendaftarkan beberapa paten dari hasil interaksinya dengan masyarakat pesisir perbatasan Sambas Kalimantan Barat.
Endang yang juga ketua Asosiasi Lembaga Inkubasi Bisnis dan Kewirausahaan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang dikenal dengan singkatan MCEBI, bersama tim majelis Diktilitbang PTMA PP Muhammadiyah Prof Bambang Setiaji, Prof Machfud Solihin, Dr Muh Sayuti, serta Dr Andi Bawono merancang program hilirisasi dan komersialisasi produk-produk inovatif dan kreatif wirausaha mahasiswa berbasis bahan baku lokal sebagai praktik mata kuliah Kewirausahaan.
"Rencana program ini merespons Kampus Berdampak yang digulirkan Mendiktisaintek Endang Rudiatin di kalangan Muhammadiyah dan Aisyiyah dikenal sebagai dosen yang memiliki ide-ide inovatif bagi petani, nelayan dan UMKM," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :