Darurat Corona, Pemerintah Diminta Hentikan Gelombang PHK

Senin, 04 Mei 2020 - 08:40 WIB
loading...
Darurat Corona, Pemerintah...
PKS mendesak pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin untuk menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin untuk menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Perlu langkah konkret agar dampaknya tak semakin parah.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), sudah ada 3 juta pekerja dari berbagai sektor usaha yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19 atau virus Corona. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta pemerintah, segera melakukan komunikasi dengan pengusaha.

"Presiden bisa memanggil Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan asosiasi perusahaan di Indonesia untuk duduk bersama dan membahas masalah ini agar bisa menemukan solusi," ujar Mardani dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (4/5/2020).

(Baca juga: Rakernas I PAN Bakal Bahas Perppu Corona dan RUU Cipta Kerja)

Dampak pandemi corona menurut data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), ada 65 persen tetap menjadi pegawai dan bekerja di rumah, serta hanya 18 persen yang tidak terdampak. Kemudian, 15 persen di-PHK tanpa pesangon dan hanya 2 persen yang diberikan pesangon.

Pemerintah diminta memberikan pelatihan padat karya kepada buruh yang dirumahkan dan PHK. Ini bisa memanfaatkan badan latihan kerja (BLK) yang dimiliki Kemenaker. Para buruh yang dirumahkan dan di-PHK diberikan pelatihan untuk menjadi wirausaha dan kreatif.

Mardani mengatakan, perlu perhatian khusus terhadap deindustrialisasi yang terus terjadi di Indonesia. Deindustrialisasi adalah penurunan kontribusi sektor manufaktur atau pengolahan nonmigas terhadap produk domestik bruto (PDB). "Harus dipikirkan solusi taktis agar PHK tidak terus bertambah dan semakin memberakan buruh kita," tuturnya.

Terakhir anggota DPR dari Dapil Jakarta Timur itu mengkritik rencana mendatangkan 500 tenaga kerja asing dari China di tengah badai perumahan dan PHK pekerja Indonesia. "Pemerintah tidak peka dengan memberikan izin masuk pekerja asing untuk bekerja. Tidak ada kepedulian dan sangat melukai perasaan rakyat," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas
Legislator PDIP Soroti...
Legislator PDIP Soroti Ancaman PHK PPPK Akibat Pembatasan Belanja Pemda
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Rekomendasi
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Berita Terkini
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Infografis
Perlu Tindakan Cepat...
Perlu Tindakan Cepat Pemerintah untuk Antisipasi Badai PHK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved