Roy Suryo Somasi Jokowi soal Orang Besar di Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Selasa, 05 Agustus 2025 - 19:17 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkapkan feeling-nya terkait tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. Jokowi menduga ada orang besar di balik tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
"Saya sudah sampaikan, feeling saya mengatakan ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan. Artinya ada orang besar, ada yang memback up," kata Jokowi saat ditemui di kediamannya seusai Salat Jumat (25/7/2025).
Hanya saja Jokowi enggan menyebut sosok orang besar yang dimaksud. "Semua sudah tahulah," kata Jokowi.
Tidak hanya itu, Jokowi juga menyinggung 12 nama terlapor kasus dugaan fitnah dan pencemaran naik baik atas tuduhan ijazah palsu. Jokowi menegaskan yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya adalah peristiwa. "Begini, jadi yang saya laporkan adalah peristiwa mengenai dugaan pencemaran naik baik dan fitnah," katanya.
Jokowi mengemukakan, saat melapor ke polisi dirinya tidak menyebut nama. Kemudian ada tindaklanjut penyelidikan dari Polri dan muncul sejumlah nama. "Jadi sekali lagi yang saya laporkan adalah peristiwa dugaan pencemaran naik baik dan fitnah," tandasnya.
"Saya sudah sampaikan, feeling saya mengatakan ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan. Artinya ada orang besar, ada yang memback up," kata Jokowi saat ditemui di kediamannya seusai Salat Jumat (25/7/2025).
Hanya saja Jokowi enggan menyebut sosok orang besar yang dimaksud. "Semua sudah tahulah," kata Jokowi.
Tidak hanya itu, Jokowi juga menyinggung 12 nama terlapor kasus dugaan fitnah dan pencemaran naik baik atas tuduhan ijazah palsu. Jokowi menegaskan yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya adalah peristiwa. "Begini, jadi yang saya laporkan adalah peristiwa mengenai dugaan pencemaran naik baik dan fitnah," katanya.
Jokowi mengemukakan, saat melapor ke polisi dirinya tidak menyebut nama. Kemudian ada tindaklanjut penyelidikan dari Polri dan muncul sejumlah nama. "Jadi sekali lagi yang saya laporkan adalah peristiwa dugaan pencemaran naik baik dan fitnah," tandasnya.
(zik)
Lihat Juga :