Punya Ribuan Sarjana, ISNU Komitmen Wujudkan Indonesia Emas
Rabu, 30 Juli 2025 - 20:20 WIB
loading...
Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU ) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Apalagi, badan otonom Nahdlatul Ulama tersebut memiliki ribuan sarjana.
Hal itu terungkap dalam Halaqah, Pelantikan, dan Mukernas PP ISNU 2025-2030 yang dibuka Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/7/2025). Setelah dibuka oleh Menag, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Halaqah Kebangsaan PP ISNU.
Ketum PP ISNU Prof Kamaruddin Amin menegaskan kehadiran ISNU untuk penguatan sumber daya manusia Indonesia. Dengan kekuatan ribuan Sarjana NU yang berada dalam naungan ISNU, Kamaruddin berharap langkah organisasi yang dipimpinnya bisa memberikan resources unggul bagi pemerintah untuk mewujudkan cita-cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Baca juga: KCBI-ISNU Dorong Pembentukan Badan Penerimaan Negara Kedepankan Prinsip Keadilan
"Halaqah ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi komitmen kami untuk bergerak memberdayakan SDM yang kami miliki, untuk memberikan dampak bagi tercapainya Indonesia Emas," ungkapnya.
Sebelum menggelar Halaqah ini, pra-program ISNU sebenarnya telah dilakukan dengan menggelar serangkain diskusi dengan tajuk ISNU Forum Investment on Trade. Tujuannya, untuk bisa mendorong peningkatan ekonomi dan investasi dunia luar ke Indonesia.
Selain itu, Forum itu juga mengajak kepada investor-investor asing untuk mau menanamkan modalnya di Indonesia. Karena itu, tokoh-tokoh internasional dihadirkan dalam acara ISNU Forum tersebut.
Beberapa tokoh, pengusaha dan investor dari luar negeri yang hadir dalam ISNU Forum antara lain Chairman Mitra Global & Binwan Group Sohail Sattar Quraeshi, Founder Danny Darussalam Tax Center/DDTC Lucia Liaw, Darussalam. Guru Besar Hukum & Politik Perpajakan Nasional Prof Edi Slamet Irianto, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan tokoh lainnya.
Hal itu terungkap dalam Halaqah, Pelantikan, dan Mukernas PP ISNU 2025-2030 yang dibuka Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/7/2025). Setelah dibuka oleh Menag, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Halaqah Kebangsaan PP ISNU.
Ketum PP ISNU Prof Kamaruddin Amin menegaskan kehadiran ISNU untuk penguatan sumber daya manusia Indonesia. Dengan kekuatan ribuan Sarjana NU yang berada dalam naungan ISNU, Kamaruddin berharap langkah organisasi yang dipimpinnya bisa memberikan resources unggul bagi pemerintah untuk mewujudkan cita-cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Baca juga: KCBI-ISNU Dorong Pembentukan Badan Penerimaan Negara Kedepankan Prinsip Keadilan
"Halaqah ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi komitmen kami untuk bergerak memberdayakan SDM yang kami miliki, untuk memberikan dampak bagi tercapainya Indonesia Emas," ungkapnya.
Sebelum menggelar Halaqah ini, pra-program ISNU sebenarnya telah dilakukan dengan menggelar serangkain diskusi dengan tajuk ISNU Forum Investment on Trade. Tujuannya, untuk bisa mendorong peningkatan ekonomi dan investasi dunia luar ke Indonesia.
Selain itu, Forum itu juga mengajak kepada investor-investor asing untuk mau menanamkan modalnya di Indonesia. Karena itu, tokoh-tokoh internasional dihadirkan dalam acara ISNU Forum tersebut.
Beberapa tokoh, pengusaha dan investor dari luar negeri yang hadir dalam ISNU Forum antara lain Chairman Mitra Global & Binwan Group Sohail Sattar Quraeshi, Founder Danny Darussalam Tax Center/DDTC Lucia Liaw, Darussalam. Guru Besar Hukum & Politik Perpajakan Nasional Prof Edi Slamet Irianto, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan tokoh lainnya.
(rca)
Lihat Juga :