L20 Summit 2025 Ditutup, Delegasi RI Desak Perlindungan Pekerja Informal dan Migran
Rabu, 30 Juli 2025 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
“Ini bukan inovasi jika yang ditinggalkan adalah ketidakpastian dan kemiskinan. Ini adalah eksploitasi yang memakai wajah modern,” ucap William ketika diminta memberikan tanggapan oleh pimpinan sidang perihal digitalisasi dan AI.
Dalam sesi penutupan, L20 merumuskan lima pilar seruan aksi yakni, reformasi fiskal global melalui pajak progresif, perlindungan atas hak berserikat, regulasi kerja digital dan AI, sistem upah yang adil, serta keterlibatan aktif serikat dalam proses G20. Delegasi juga mengecam minimnya tindak lanjut terhadap hasil KTT sebelumnya dan mendesak pembentukan mekanisme pemantauan global atas rekomendasi yang telah disepakati.
SP IMPPI bersama KSPSI AGN menyatakan komitmen untuk mengawal hasil L20 ke dalam ranah kebijakan nasional, khususnya dalam hal, peningkatan perlindungan sosial bagi pekerja informal dan migran; Advokasi terhadap kebijakan fiskal yang adil dan berpihak kepada masyarakat rentan; dan Keterlibatan aktif dalam pengawasan transformasi digital dan transisi hijau.
“Solidaritas global buruh bukan hanya slogan, tetapi sebuah gerakan yang harus diterjemahkan dalam aksi nyata – dari global ke nasional, dari rekomendasi ke implementasi,” tutup William.
L20 Summit 2025 berakhir dengan semangat kolektif memperkuat peran buruh dalam membentuk tatanan ekonomi global yang lebih adil, demokratis, dan berkelanjutan.
Dalam sesi penutupan, L20 merumuskan lima pilar seruan aksi yakni, reformasi fiskal global melalui pajak progresif, perlindungan atas hak berserikat, regulasi kerja digital dan AI, sistem upah yang adil, serta keterlibatan aktif serikat dalam proses G20. Delegasi juga mengecam minimnya tindak lanjut terhadap hasil KTT sebelumnya dan mendesak pembentukan mekanisme pemantauan global atas rekomendasi yang telah disepakati.
SP IMPPI bersama KSPSI AGN menyatakan komitmen untuk mengawal hasil L20 ke dalam ranah kebijakan nasional, khususnya dalam hal, peningkatan perlindungan sosial bagi pekerja informal dan migran; Advokasi terhadap kebijakan fiskal yang adil dan berpihak kepada masyarakat rentan; dan Keterlibatan aktif dalam pengawasan transformasi digital dan transisi hijau.
“Solidaritas global buruh bukan hanya slogan, tetapi sebuah gerakan yang harus diterjemahkan dalam aksi nyata – dari global ke nasional, dari rekomendasi ke implementasi,” tutup William.
L20 Summit 2025 berakhir dengan semangat kolektif memperkuat peran buruh dalam membentuk tatanan ekonomi global yang lebih adil, demokratis, dan berkelanjutan.
(cip)
Lihat Juga :