Legislator Golkar Ingatkan Masyarakat Harus Mangayubagyo dalam Program MBG

Jum'at, 25 Juli 2025 - 14:34 WIB
loading...
Legislator Golkar Ingatkan...
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar Heru Tjahjono menekankan pentingnya transformasi menyeluruh dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar Heru Tjahjono menekankan pentingnya transformasi menyeluruh dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, program MBG memiliki potensi strategis untuk mencetak generasi unggul sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Program ini jangan hanya dipahami sebagai kegiatan memberi makan. Masyarakat harus merasa mangayubagyo—ikut serta, merasa memiliki, dan aktif mendukung keberhasilan MBG,” ujar Heru, yang juga pernah menjabat Bupati Tulungagung dua periode ini, Jumat (25/7/2025).

Dia menilai bahwa MBG adalah investasi jangka panjang bangsa untuk mencetak anak-anak yang sehat, cerdas, dan kompetitif secara global. Karena itu, pelaksanaannya perlu pendekatan menyeluruh—mulai dari perencanaan menu berbasis kebutuhan gizi anak, hingga pengawasan distribusi yang ketat.

Baca juga: Presiden Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Diapresiasi Dunia

Heru juga menanggapi kasus keracunan yang dialami 8 siswa SMPN 8 Kota Kupang setelah mengonsumsi MBG pada Selasa, 22 Juli 2025. Para siswa mengalami gejala mual, sakit perut, dan diare, usai menyantap menu MBG yang terdiri dari lauk rendah, sayur kacang panjang campur wortel, dan pisang.

Akibat kejadian ini, kegiatan belajar sempat dihentikan sementara. Merespons hal tersebut, Heru mendorong agar perumusan menu MBG melibatkan ahli gizi secara aktif.

Baca juga: MBG Dinilai Permudah Akses Kesejahteraan Gizi Masyarakat

“Menu harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi berdasarkan usia dan tahap tumbuh kembang anak. Diversifikasi juga penting agar anak tidak bosan dan cakupan gizinya lebih luas,” ujarnya.

Heru juga menekankan pentingnya mengintegrasikan MBG dengan penguatan ekonomi lokal. “Jika bahan pangan MBG dipasok dari petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal, kita bukan hanya menjamin kesegaran bahan, tetapi juga menciptakan efek ekonomi yang langsung terasa di masyarakat sekitar,” ujarnya.

Langkah ini, menurut Heru, akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani dan pelaku UMKM, serta mendorong ketahanan pangan berbasis lokal. Agar manfaat MBG berkelanjutan, Heru mengusulkan agar program ini dibarengi dengan edukasi gizi bagi anak, orang tua, dan komunitas sekolah.



Pengetahuan tentang gizi dan pola makan sehat akan membentuk kebiasaan positif sejak dini. Di sisi lain, pengawasan terhadap pelaksanaan program perlu diperkuat.

“Perlu sistem pengawasan yang kuat dan transparan, dengan melibatkan kementerian dan lembaga seperti Kemenkes, Kemendagri, BPOM, BKKBN, lembaga pendidikan, pemerintah daerah dari tingkat kelurahan hingga provinsi, serta masyarakat,” tegasnya.

Heru optimis bahwa jika dikelola dengan tepat, MBG dapat menjadi pilar utama pembangunan SDM Indonesia dan instrumen nyata untuk menumbuhkan ekonomi lokal. “Ini bukan sekadar memberi makan, melainkan membangun fondasi masa depan bangsa—sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Rekomendasi
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Berita Terkini
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved