27 Tahun PKB: Momentum Lepas dari Middle Party Trap

Rabu, 23 Juli 2025 - 16:47 WIB
loading...
A A A
Seperti dikemukakan Giovanni Sartori (Parties and Party Systems, 1976), partai harus mampu menjadi saluran artikulasi aspirasi (channel of expression) sekaligus kontrol kekuasaan (accountability mechanism). PKB perlu memperkuat dua fungsi ini dengan: pertama memperkuat kaderisasi di tingkat akar rumput, bukan hanya mengandalkan elite religius. Kedua mendorong agenda konkret seperti reformasi birokrasi, perlindungan TKI, dan transisi energi. Ketiga membangun narasi inklusif yang melampaui sektarianisme, serta merangkul generasi muda urban.

Politik kehadiran PKB harus dibuktikan dengan kerja nyata. Russell Dalton (Democratic Challenges, Democratic Choices, 2004) mengingatkan, krisis kepercayaan terhadap partai terjadi ketika mereka dianggap hanya "mesin pemilu", bukan solusi masalah publik. PKB harus menjadi partai yang hadir sebagai solusi dalam setiap persoalan rakyat—mulai dari kenaikan harga sembako hingga ketimpangan digital.

P3PKB-PPAK sebagai Solusi Bangsa


Muktamar PKB Bali 2024 melahirkan keputusan strategis untuk memastikan politik kehadiran tak hanya sekadar slogan. Dalam forum tertinggi partai tersebut diputuskan dalam lima tahun kedepan PKB menegaskan diri sebagai bagian dari Solusi Bangsa. Penabisan diri ini diterjemahkan dalam Platfrom Perjuangan Politik Partai Kebangkitan Bangsa (P3PKB) dan Program Perjuangan dan Agenda Partai (PPAK).

P3PKB terdiri 11 kluster permasalahan yang menjadi concern PKB, sedangkan PPAK merupakan program kerja turunan dari P3PKB. Program Perjuangan dan Agenda Partai inilah yang akan diperjuangkan secara berjenjang oleh kader partai baik di eksekutif, legislatif, maupun di struktur partai di level DPP, DPW, DPC, hingga anak ranting.

P3PKB dan PPAK disusun berdasarkan inspirasi nilai-nilai dari mabda siyasi dan dinamika publik teranyar. Dinamika yang tertangkap dari blusukan ketua umum DPP PKB Gus Muhaimin selama lima tahun terakhir ke seluruh wilayah Indonesia.

11 P3PKB yang menjadi kerangka kerja dari PKB adalah pertumbuhan dan pemerataan; infrastruktur, konektivitas, dan desa; keadilan ekologis; kesehatan ibu, perempuan dan anak; kedaulatan pangan dan kebutuhan pokok; pemberantasan kemiskinan; pendidikan dan kesehatan; rumah kerja Indonesia; generasi muda dan santri; toleransi, minoritas, dan difabel; serta keadilan dan korupsi.

Sedangkan program kongkret yang terangkum dalam PPAK merupakan turunan dari P3PKB. Sebagai contoh untuk kluster keadilan ekologis diterjemahkan dalam program merevisi regulasi terkait lingkungan dan mengoptimalkan penegakan hukum lingkungan; mendorong moderenisasi dan mitigasi bencana, serta mengalang program bio energi untuk ketersediaan energi jangka panjang.

Tekad PKB sebagai Solusi Bangsa yang diterjemahkan dengan kejelasan kerangka kerja dan program tidak akan terwujud jika tidak didukung dengan soliditas internal. Maka P3PKB dan PPAK dalam praktiknya harus diiringi dengan daulat partai, displin partai, dan pembaharuan partai. Daulat partai ini menegaskan kesatuan komando partai dalam mewujudkan P3PKB dan PPAK.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Rekomendasi
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved