Abraham Samad: Ada Fakta dan Bukti yang Tak Solid dalam Vonis Tom Lembong

Rabu, 23 Juli 2025 - 07:56 WIB
loading...
Abraham Samad: Ada Fakta...
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menjadi narasumber dalam Podcast SindoNews To The Point Aja di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (22/7/2025). Foto: Sindonews/Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua KPK Abraham Samad menyoroti vonis 4,5 tahun penjara terhadap mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong dalam kasus dugaan korupsi impor gula. Dia menilai ada fakta dan bukti yang belum solid untuk menjatuhkan hukuman pada Tom Lembong.

"Karena menurut saya ada beberapa poin yang sepertinya tak bisa membuktikan Tom Lembong melakukan korupsi. Ada beberapa fakta dan bukti yang menurut saya belum solid, nah itu saya mengistilahkannya fakta-bukti belum solid untuk menjatuhkan hukuman pada seseorang. Kalau saya punya pandangan," ujarnya dalam Podcast SindoNews To The Point Aja di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Baca juga: Ketua Komisi Kejaksaan Sebut Kasus Tom Lembong Murni Penegakan Hukum

Samad mengaku belum menganalisis secara mendalam tentang vonis terhadap Tom Lembong. Namun, jika berdasarkan yang dia baca, ada sejumlah poin yang tak bisa membuktikan Tom Lembong melakukan korupsi.

Dia tak ingin menggunakan istilah kriminalisasi terhadap Tom Lembong dari vonis tersebut lantaran dia merupakan orang hukum. Maka itu, dia menilai sejatinya ada fakta dan bukti yang belum solid untuk menjatuhkan hukuman terhadap Tom Lembong.


"Tapi saya ingin menggunakan bahwa ada beberapa fakta dan bukti tak solid untuk menghukum Tom Lembong. Saya gak menggunakan kata kriminalisasi tapi fakta dan bukti tak cukup. Nah itu kalau istilah saya karena saya orang hukum," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Tangani Kasus Febrie,...
Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Kejagung: Febrie Adriansyah...
Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Asabri
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Unggahan Nana Mirdad...
Unggahan Nana Mirdad soal Vonis Nadiem Makarim Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
Sederet Publik Figur...
Sederet Publik Figur Ungkap Kekecewaan soal Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved