Indonesia Butuh Ekosistem Keamanan Siber yang Tangguh dan Terhubung
Sabtu, 19 Juli 2025 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
“Ancaman hari ini bukan lagi datang dari satu arah. Mereka bekerja sebagai jaringan, menyasar titik-titik rawan di sistem kita. Yang kita butuhkan adalah ekosistem pertahanan bersama,” ujar Marshall, Sabtu (19/7/2025).
Salah satu langkah strategis yang kini mulai dijalankan oleh lembaga jasa keuangan di Indonesia adalah penerapan identitas digital terpercaya dan tanda tangan elektronik tersertifikasi. Teknologi yang memungkinkan verifikasi identitas dan autentikasi dokumen dilakukan secara akurat dan cepat, tanpa bergantung pada proses manual yang rentan dimanipulasi.
Namun, agar teknologi ini benar-benar efektif mencegah penipuan dibutuhkan ekosistem yang saling terhubung. Dia menekankan pentingnya interoperabilitas dan pertukaran sinyal risiko antarlembaga.
“Kalau satu institusi mendeteksi perangkat atau pola serangan mencurigakan seharusnya sinyal itu bisa dibaca oleh institusi lain. Kolaborasi semacam ini akan membentuk lapisan proteksi yang jauh lebih kuat dari sekadar pertahanan internal,” katanya.
Di dalam ekosistem itu, peran Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) menjadi krusial sebagai fondasi kepercayaan. Sebagai PSrE yang berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Digital, Privy saat ini menjadi salah satu penyedia infrastruktur yang mendukung sistem trust digital nasional.
Salah satu bentuk perlindungan tersebut adalah certificate warranty yakni mekanisme yang mengharuskan PSrE mengganti rugi apabila terjadi kerugian akibat kesalahan dalam proses verifikasi identitas.
Salah satu langkah strategis yang kini mulai dijalankan oleh lembaga jasa keuangan di Indonesia adalah penerapan identitas digital terpercaya dan tanda tangan elektronik tersertifikasi. Teknologi yang memungkinkan verifikasi identitas dan autentikasi dokumen dilakukan secara akurat dan cepat, tanpa bergantung pada proses manual yang rentan dimanipulasi.
Namun, agar teknologi ini benar-benar efektif mencegah penipuan dibutuhkan ekosistem yang saling terhubung. Dia menekankan pentingnya interoperabilitas dan pertukaran sinyal risiko antarlembaga.
“Kalau satu institusi mendeteksi perangkat atau pola serangan mencurigakan seharusnya sinyal itu bisa dibaca oleh institusi lain. Kolaborasi semacam ini akan membentuk lapisan proteksi yang jauh lebih kuat dari sekadar pertahanan internal,” katanya.
Di dalam ekosistem itu, peran Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) menjadi krusial sebagai fondasi kepercayaan. Sebagai PSrE yang berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Digital, Privy saat ini menjadi salah satu penyedia infrastruktur yang mendukung sistem trust digital nasional.
Salah satu bentuk perlindungan tersebut adalah certificate warranty yakni mekanisme yang mengharuskan PSrE mengganti rugi apabila terjadi kerugian akibat kesalahan dalam proses verifikasi identitas.
Lihat Juga :