Indonesia Butuh Ekosistem Keamanan Siber yang Tangguh dan Terhubung
Sabtu, 19 Juli 2025 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau ternyata yang menandatangani bukan orang yang sebenarnya dan ada kerugian, kami wajib bertanggung jawab,” tegas Marshall.
Meski begitu, dia menekankan teknologi hanyalah satu sisi dari solusi. Budaya kehati-hatian dan verifikasi aktif dari masyarakat juga harus dibangun.
“Kalau menerima dokumen digital, biasakan untuk verifikasi. Kalau belum bisa dibuktikan keasliannya, anggap palsu dulu,” ucapnya.
Beberapa inisiatif juga tengah dikembangkan bersama asosiasi, regulator, dan instansi publik menerapkan standar keamanan informasi yang lebih ketat dan terintegrasi.
Meski begitu, dia menekankan teknologi hanyalah satu sisi dari solusi. Budaya kehati-hatian dan verifikasi aktif dari masyarakat juga harus dibangun.
“Kalau menerima dokumen digital, biasakan untuk verifikasi. Kalau belum bisa dibuktikan keasliannya, anggap palsu dulu,” ucapnya.
Beberapa inisiatif juga tengah dikembangkan bersama asosiasi, regulator, dan instansi publik menerapkan standar keamanan informasi yang lebih ketat dan terintegrasi.
(jon)
Lihat Juga :