Dukung Polisi Bongkar Aktor di Balik Beras Oplosan, Sahroni: Jangan Sampai Kita Kehilangan Kepercayaan Rakyat
Jum'at, 18 Juli 2025 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
“Maka saya harap prosesnya berjalan cepat, dan para aktor-aktornya segera ditindak tegas. Karena jangan sampai kita kehilangan kepercayaan masyarakat akibat membiarkan kejahatan masif seperti ini terus terjadi dan terulang,” tuturnya.
Sahroni juga mengingatkan bahwa kasus beras oplosan bisa jadi pintu masuk menguak dan mencegah praktik curang lainnya di sektor pangan. “Ke depan, saya juga minta agar Satgas Pangan Polri mengawasi ketat semua sektor pangan lainnya. Jangan hanya fokus ke beras saja,” kata dia.
“Karena kalau praktik curang ini dibiarkan, kita bisa kehilangan kendali atas ketahanan pangan nasional. Yang mana itu akan sangat menghambat program-program Pak Presiden Prabowo,” pungkasnya.
Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa sebanyak 25 distributor bakal diperiksa terkait kasus beras oplosan. Kata dia, pemeriksaan juga menyasar terhadap distributor maupun produsen yang mengisi beras di bawah list kemasan.
Polisi juga bekerja sama dengan Kementan untuk melakukan pengecekan laboratorium. Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan masyarakat mengalami kerugian sebesar Rp99 triliun dalam setahun akibat kasus beras oplosan.
Sahroni juga mengingatkan bahwa kasus beras oplosan bisa jadi pintu masuk menguak dan mencegah praktik curang lainnya di sektor pangan. “Ke depan, saya juga minta agar Satgas Pangan Polri mengawasi ketat semua sektor pangan lainnya. Jangan hanya fokus ke beras saja,” kata dia.
“Karena kalau praktik curang ini dibiarkan, kita bisa kehilangan kendali atas ketahanan pangan nasional. Yang mana itu akan sangat menghambat program-program Pak Presiden Prabowo,” pungkasnya.
Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa sebanyak 25 distributor bakal diperiksa terkait kasus beras oplosan. Kata dia, pemeriksaan juga menyasar terhadap distributor maupun produsen yang mengisi beras di bawah list kemasan.
Polisi juga bekerja sama dengan Kementan untuk melakukan pengecekan laboratorium. Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan masyarakat mengalami kerugian sebesar Rp99 triliun dalam setahun akibat kasus beras oplosan.
(rca)
Lihat Juga :