Komisi I DPR Soroti Konten Tak Pantas di Media Digital, Pertanyakan Pengawasan

Rabu, 16 Juli 2025 - 19:25 WIB
loading...
Komisi I DPR Soroti...
Anggota Komisi I DPR Andina Thresia Narang dalam RDPU yang dihadiri perwakilan dari platform digital besar seperti Google, YouTube, Meta, dan TikTok di Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Andina Thresia Narang prihatin dengan ketidakseimbangan pengawasan terhadap konten mengandung ucapan kasar dan pornografi antara media konvensional dan platform digital . Konten mengandung ucapan kasar dan pornografi sering kali muncul secara langsung (live streaming) di platform digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, dan sulit untuk ditangani secara cepat dan efektif.

Andina menyoroti pengawasan terhadap konten yang mengandung ucapan kasar dan tidak pantas perlu diperkuat. “Bagaimana mekanisme pengawasan yang diterapkan platform-platform ini pada siaran langsung? Banyak sekali konten yang mengandung ucapan yang kasar, tidak pantas, dan bahkan konten berbau pornografi yang beredar secara live,” katanya Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dihadiri perwakilan dari platform digital besar seperti Google, YouTube, Meta, dan TikTok di Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). Baca juga: Anggota Komisi I DPR Usul Satu Orang Hanya Punya Satu Akun Medsos, Ini Alasannya

Politikus dari Fraksi Partai Nasdem ini menegaskan dampak dari konten tersebut sangat merusak moral masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi korban paparan konten yang tidak sesuai. Andina juga mengingatkan selama ini platform lebih banyak menyoroti konten dari kreator terkenal yang sudah memiliki pengikut jutaan dan dianggap aman, sementara pengguna biasa yang memanfaatkan fitur live streaming sering kali menjadi sumber masalah karena minimnya pengawasan yang dilakukan.

Hal ini mencerminkan adanya ketidaksetaraan dalam pengawasan dan regulasi antara media konvensional yang memiliki sistem ketat dan platform digital yang seringkali gagal menegakkan aturan. Selain itu, Andina menegaskan pentingnya perlindungan anak di ruang digital, sesuai dengan ketentuan dalam PP No 17/2025 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (Tunas).

Ia menyatakan bahwa implementasi aturan tersebut harus dilakukan dengan serius dan konsisten oleh semua platform digital. “Meski sudah ada fitur pembatasan waktu dan YouTube Kids yang cukup bagus, tetapi bagaimana upaya riil platform dalam mengimplementasikan PP Tunas secara efektif? Apakah benar-benar berjalan sesuai harapan?” tanyanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Rekomendasi
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved