Promosi Doktor FEB UI, Eko Surya Ungkap Strategi Orkestrasi BPKH dalam Keuangan Haji

Sabtu, 12 Juli 2025 - 09:33 WIB
loading...
Promosi Doktor FEB UI,...
Deputi Manajemen Risiko BPKH Eko Surya Lesmana resmi menyandang gelar Doktor dalam bidang Ilmu Manajemen Stratejik setelah menjalani sidang terbuka promosi Doktor di Gedung Pascasarjana FEB UI, Kamis, 10 Juli 2025. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) kembali meluluskan doktor baru dari Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM). Deputi Manajemen Risiko BPKH Eko Surya Lesmana resmi menyandang gelar Doktor dalam bidang Ilmu Manajemen Stratejik setelah menjalani sidang terbuka promosi Doktor di Gedung Pascasarjana FEB UI, Kamis, 10 Juli 2025.

Sidang Promosi Doktor ini diketuai Prof Dr Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar, dengan pembimbing Rahmatina Awaliah Kasri, Ph.D. (Promotor), Prof Dr Adi Zakaria Afiff (Ko-Promotor 1), Dr Setyo Hari Wijanto (Ko-Promotor 2), serta para tim penguji Prof Rofikoh Rokhim (Ketua Penguji), Prof Dr Rizal Edy Halim, Prof Sari Wahyuni, Riani Rachmawati, Ph.D, serta Rifki Ismal, Ph.D.

Baca juga: BPKH Beberkan Tantangan Mengelola Keuangan Haji

Dalam disertasinya berjudul “Efektivitas Orkestrasi Ekosistem Institusi Pemerintah: Dampak dari Corporate Citizenship hingga Kinerja Institusi Pemerintah Suatu Penelitian Ekosistem Keuangan Haji”, Eko meneliti peran strategis Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai organisasi pengelola dana haji di Indonesia.

Berbeda dengan negara lain seperti Malaysia (Lembaga Tabung Haji) dan Brunei Darussalam (TAIB) yang mengelola dana haji melalui entitas korporasi, BPKH sebagai institusi pemerintah nirlaba mengandalkan orkestrasi ekosistem yang mencakup bank syariah, manajer investasi, dan lembaga zakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
Update Kasus Pelecehan...
Update Kasus Pelecehan di FHUI: 16 Terlapor Diperiksa, Bukti Chat 2024–2026 Ditelaah
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved