Menko Polhukam Tegaskan Relaksasi PSBB Tak Abaikan Protokol Kesehatan WHO

Minggu, 03 Mei 2020 - 21:52 WIB
loading...
Menko Polhukam Tegaskan...
Menko Polhukam, Mahfud MD mengungkapkan pemerintah sedang memikirkan rencana relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menghadapi virus Corona. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkapkan pemerintah sedang memikirkan rencana relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menghadapi virus Corona. Seperti disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa ekonomi harus tetap berjalan meski Indonesia sedang menghadapi pandemi COVID-19.

"Kebijakan pemerintah dalam perang melawan COVID-19 bertumpu pada tiga hal, yakni kesehatan, ekonomi dan sosial. Mengenai kebijakan di bidang kesehatan, pemerintah tegas mengikuti protokol yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang kemudian diadopsi Indonesia," ujarnya lewat rekaman video yang diterima SINDOnews, Minggu (3/5/2020).

Namun, kata Mahfud, protokol kesehatan yang ditetapkan tetap harus dijalankan dengan baik, seperti penggunaan masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak hingga tidak berkerumun.

“Karena di berbagai tempat itu berbeda, ada begitu ketat, (sehingga) bergerak ke sana tidak bisa, cari uang tidak bisa, tapi di tempat lain ada yang melanggar dengan mudahnya. Ini yang dimaksud perlu relaksasi, bukan lalu melanggar protokol kesehatan,” kata.

Dia melanjutkan Presiden Jokowi juga meminta agar bantuan sosial (Bansos) dalam penanganan COVID-19 harus disalurkan cepat. Penyaluran tidak dulu mementingkan administrasi akan tetapi kecepatan sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

“Bansos itu harus cepat dan tepat, tapi kalau pilihannya cuma satu, presiden minta agar cepat, semuanya segera diberi, pembukuannya nanti, soal administrasi, tidak punya KTP, tidak jelas rumahnya, tapi jelas membutuhkan cepat diberi. Nanti bisa diadministrasi sendiri, tapi bukan jadikan KTP sebagai prasayarat. Itu khususnya untuk kaum miskin di perkotaan,” terang Mahfud.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Dapat Penghargaan...
PKS Dapat Penghargaan Terbaik Capaian Indeks Integritas Partai Politik 2025
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Kemenko Polkam Dorong...
Kemenko Polkam Dorong Tokoh Agama Berperan Aktif Promosikan Toleransi
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Berita Terkini
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Keponakan Bupati Muara...
Keponakan Bupati Muara Enim Ikut Jadi Tersangka dalam OTT KPK
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved