Pernyataan Puan Soal Sumbar, Ketum IPPMI: Selesaikan dengan Dialog
Rabu, 09 September 2020 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
"Bundo Megawati dan Uni Puan bukanlah orang lain bagi masyarakat Minang, sehingga otokritik yang disampaikan diselesaikan sesuai dengan nilai-nilai kearifan budaya Minang," kata Rafik, Rabu (9/9/2020).
Menurut Rafik, unsur tungku tigo sajarangan, tali tigo sapilin beserta bundo kanduang di Sumatera Barat, selayaknya segera mengajak Puan berdialog. Sebab pernyataan Puan tentang Pancasila dan Sumatera Barat rawan dijadikan komoditas politik jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020.
Rafik pun mengimbau agar persoalan ini diselesaikan sesuai nilai-nilai kearifan masyarakat Minang. "Jika mereka menyimpulkan sesuatu yang berbeda dengan pandangan umum masyarakat Sumatera Barat, maka ajaran Islam yang dianut masyarakat Minang memerintahkan kita untuk ber-tabayun," ucap Rafik.
"Mari ajak dunsanak kita itu berdialog dalam biliak ketek dan begitu nilai-nilai adat Minang mengajarkan," imbuhnya.
Menurut Rafik, unsur tungku tigo sajarangan, tali tigo sapilin beserta bundo kanduang di Sumatera Barat, selayaknya segera mengajak Puan berdialog. Sebab pernyataan Puan tentang Pancasila dan Sumatera Barat rawan dijadikan komoditas politik jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020.
Rafik pun mengimbau agar persoalan ini diselesaikan sesuai nilai-nilai kearifan masyarakat Minang. "Jika mereka menyimpulkan sesuatu yang berbeda dengan pandangan umum masyarakat Sumatera Barat, maka ajaran Islam yang dianut masyarakat Minang memerintahkan kita untuk ber-tabayun," ucap Rafik.
"Mari ajak dunsanak kita itu berdialog dalam biliak ketek dan begitu nilai-nilai adat Minang mengajarkan," imbuhnya.
(maf)
Lihat Juga :