Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Capai 70 Persen, Fadli Zon: Ditulis Sejarawan Profesional, Bukan Aktivis

Selasa, 24 Juni 2025 - 16:47 WIB
loading...
Penulisan Ulang Sejarah...
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan penulisan ulang sejarah nasional Indonesia telah mencapai sekitar 70 persen saat jumpa pers di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Selasa (24/6/2025). Foto: Agi Ilman
A A A
SUMEDANG - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan penulisan ulang sejarah nasional Indonesia telah mencapai sekitar 70 persen. Penulisan sejarah dikerjakan oleh sejarawan profesional dari berbagai perguruan tinggi, bukan oleh aktivis, politikus atau pihak luar disiplin sejarah.

“Rencana penulisan sejarah ini sekali lagi saya tegaskan ditulis oleh para sejarawan secara profesional. Mereka menulis juga berdasarkan keahlian masing-masing,” katanya di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Selasa (24/6/2025).

Fadli menjelaskan penulisan ini mencakup keseluruhan perjalanan sejarah Indonesia, mulai dari masa paling awal hingga era Presiden BJ Habibie.

Baca juga: Fadli Zon Sebut 113 Sejarawan Dilibatkan dalam Penulisan Ulang Sejarah Nasional

Untuk masa setelah itu, termasuk era reformasi dan seterusnya akan disusun dalam tahapan selanjutnya. “Yang kita tulis sekarang sampai era Presiden BJ Habibie. Jadi belum masuk ke masa reformasi lebih jauh atau Presiden-presiden setelahnya. Itu nanti akan jadi bagian berikutnya,” ucapnya.

Salah satu pembaruan penting dalam penulisan ini adalah penggunaan istilah sejarah awal untuk menggantikan istilah prasejarah. Para sejarawan dan arkeolog yang terlibat dalam tim telah menyepakati penggunaan istilah tersebut mengingat adanya perbedaan pandangan soal kapan sejarah dimulai.

“Ini memang ada perbedaan pendapat. Prasejarah itu adalah istilah lama yang menganggap sejarah dimulai sejak ada tulisan yakni abad ke-4. Tapi, para penulis kita menganggap sejarah Indonesia itu sudah dimulai sejak 1,8 juta tahun lalu ketika manusia sudah membuat kapak batu, busur, dan alat-alat budaya lainnya. Jadi sudah ada budaya, sudah ada sejarah,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Timnas China vs Indonesia:...
Timnas China vs Indonesia: Saatnya Garuda Perbaiki Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved