Selat Hormuz dan Pandora Geostrategis di Teluk Persia

Senin, 23 Juni 2025 - 20:27 WIB
loading...
A A A
Kerapuhan kawasan ini sudah teruji dari Perang Tanker dekade 1980-an hingga insiden penyitaan kapal 2019. Dalam konflik terbaru, Amerika Serikat kembali mengaktifkan Operasi Sentinel, sebuah koalisi maritim multinasional yang bertugas menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz, Teluk Oman, dan Bab el-Mandeb. Operasi ini melibatkan patroli udara, kapal pengawal, serta sistem radar terintegrasi yang mendeteksi potensi gangguan seperti ranjau laut, pembajakan, atau sabotase logistik.

Serangan ke Fasilitas Nuklir dan Manuver Iran

Serangan udara AS pada Juni 2025 terhadap fasilitas Iran—Fordow yang terkubur dalam pegunungan, Natanz sebagai pusat pengayaan uranium utama, dan Isfahan yang menjadi lokasi konversi bahan bakar nuklir—mengindikasikan eskalasi yang melampaui diplomasi. Iran menanggapi dengan ancaman menutup Hormuz sebagai bentuk preemptive strategic deterrence, meskipun secara hukum laut tindakan tersebut melanggar prinsip freedom of navigation.

Kehadiran Aktor Global: Antara Kepentingan dan Kalkulasi

Konflik ini tidak lepas dari figur-figur kunci dunia: Ayatollah Ali Khamenei yang memegang supremasi spiritual dan strategis Iran; Benjamin Netanyahu dengan postur pertahanan Israel yang cenderung pre-emptive; Donald Trump yang mewariskan doktrin tekanan maksimum; hingga Vladimir Putin dan Xi Jinping, yang memainkan langkah sabar namun penuh makna dalam peta geopolitik global. Masing-masing tokoh ini mewakili lebih dari negaranya—mereka adalah personifikasi dari kepentingan energi, keamanan teknologi militer, dan penataan ulang aliansi dunia.

Lebensraum dan Ekspansi Strategis

Dalam kerangka lebensraum, negara besar seperti Iran, AS, dan Rusia bergerak laksana organisme strategis: butuh ruang untuk bernapas, mengakses logistik, dan membangun pengaruh. Konsep Großraumordnung Carl Schmitt menyebutnya sebagai ruang tatanan besar di mana hukum dominan tidak lagi nasional, melainkan hegemonik. Hormuz saat ini menjadi panggung kompetisi pengaruh dari kekuatan besar—masing-masing membawa koalisi, doktrin, dan demonstrasi militer mutakhir.

Polarisasi Regional dan Ketegangan Mazhab

Negara-negara Teluk menghadapi dilema antara netralitas, keterikatan ekonomi dengan Barat, dan tekanan ideologis dari Iran. Meski Iran menggunakan narasi pembelaan terhadap Palestina, relasi mazhab Syiah–Sunni tetap menjadi sumber kecurigaan. Serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran justru memperkuat persepsi bahwa Iran menjadi sasaran kolektif dari blok Barat, memaksa negara-negara Teluk mempertimbangkan ulang postur keamanan dan hubungan eksternalnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Rekomendasi
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Daftar 8 Tim Terbaik...
Daftar 8 Tim Terbaik yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Messi Bertabur Rekor...
Messi Bertabur Rekor Saat Argentina Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved