Iran-Israel Memanas, Kardinal Suharyo: Dalam Perang Tak Ada Pemenang, Kita Semua Harapkan Damai

Senin, 23 Juni 2025 - 19:36 WIB
loading...
Iran-Israel Memanas,...
Dewan Kehormatan ICRP Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoadmojo mengharapkan terciptanya kesepakatan damai antara Israel dan Iran saat jumpa pers di Gedung Graha Oikumene PGI, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025). Foto: Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Dewan Kehormatan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoadmojo mengharapkan terciptanya kesepakatan damai antara Israel dan Iran . Dia mengingatkan tidak ada pemenang dalam sebuah peperangan.

Hal ini dikutip Kardinal Suharyo dari pernyataan pimpinan-pimpinan gereja Katolik. Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan seruan dari ICRP menyikapi eskalasi kedua negara tersebut yang semakin meningkat.

Baca juga: Perang Iran-Israel Meningkat, Sekjen MUI: Stop Genosida

"Saya mengutip pimpinan Pimpinan Gereja Katolik, yang seringkali mengatakan dalam perang tidak ada pemenang," kata Kardinal Suharyo di Gedung Graha Oikumene PGI, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025).

"Kalau pun merasa menang secara militer, tetapi tetap tidak ada yang menang. Karena apa? Karena ini semua adalah kekalahan terhadap kemanusiaan. Kita semua mengharapkan damai," tambahnya.

Seruan kedamaian ini juga disampaikan Paus Leo XIV ketika pertama kali terpilih menjadi Paus. Ucapannya adalah semoga damai Tuhan selalu menyertai.

"Tetapi, rupa-rupanya ucapan seperti itu hanya lenyap begitu saja, entah ditelan apa. Yang terjadi adalah eskalasi perang yang semakin lama semakin besar," kata Suharyo.

Dalam kesempatan tersebut, Uskup Agung Indonesia ini mengutarakan perasaan kesedihan melihat Iran dan Israel terus terlibat perang. Perasaan ini tidak hanya dirasakan olehnya saja, tapi seluruhnya.


"Karena apa? Saya membayangkan akibat perang ini atau perang mana pun itu adalah penderitaan. Saya membayangkan berapa banyak anak yang kehilangan orang tuanya. Saya membayangkan berapa banyak orang-orang sakit atau korban dari perang yang akan menderita," ujarnya.

Tak hanya itu, dua juga tidak bisa membayangkan trauma seperti itu pasti sangat dahsyat dialami oleh saudara-saudara yang terlibat atau yang menderita karena perang ini.

"Saya berharap tentu saja para pemimpin negara sungguh-sungguh memperhatikan pengalaman yang traumatis seperti ini. Sangat lama penyembuhannya, kalau bisa sembuh," kata Suharyo.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Kecam Serangan ke Kilang...
Kecam Serangan ke Kilang Minyak di UEA, Indonesia Ajak Junjung Tinggi Hukum Internasional
Geopolitik Memanas,...
Geopolitik Memanas, Pembentukan Kabinet Perang Dinilai Penting
Perpecahan dalam Tubuh...
Perpecahan dalam Tubuh Kepemimpinan Iran
Di Hadapan Perwakilan...
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Ketua BKSAP Kecam Tindakan Israel di Timur Tengah
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Rekomendasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved