Perang Iran-Israel Meningkat, Sekjen MUI: Stop Genosida

Senin, 23 Juni 2025 - 13:59 WIB
loading...
Perang Iran-Israel Meningkat,...
Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyerukan agar menghentikan genosida oleh Israel yang memicu meningkatnya eskalasi perang di Timur Tengah. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyerukan agar menghentikan genosida oleh Israel yang memicu meningkatnya eskalasi perang di Timur Tengah. Hal itu sebagai respons eskalasi perang Iran-Israel yang semakin memanas usai Amerika Serikat (AS) ikut menyerang pusat pangkalan nuklir Iran.

"Intinya stop genosida karena inilah penyebab perang dan dunia internasional harus memberikan hukuman kepada Israel yang melakukan genosida," ujar Amirsyah, Senin (23/6/2025).

Amirsyah juga berpesan agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan merupakan bagian dari HAM yang harus di jantung tinggi.

Baca juga: Rudal-rudal Iran Serang Israel, 86 Warga Zionis Terluka

"Ketika nilai-nilai kemanusiaan di perlakuan secara zalim, maka keharusan untuk membela diri, membela negaranya dengan cara; pertama, di saat damai dengan cara diplomasi yakni seni dan praktik menjalankan hubungan antarperorangan, negara atau organisasi, seringkali melalui dialog, negosiasi, dan upaya damai lainnya, untuk mencapai tujuan bersama atau menyelesaikan perbedaan," ujarnya.

Kedua, dalam suasana perang merupakan keharusan membela diri sehingga dapat mempertahankan Hak hidup adalah hak asasi manusia yang paling dasar, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk hidup dan mempertahankan hidupnya. “Hak ini bersifat universal dan melekat pada setiap individu, tanpa terkecuali," tambahnya.

Baca juga: Perang Iran Vs Israel, Anwar Abbas Minta Dunia Bersatu Akhiri Keangkuhan AS

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan Amerika Serikat telah menyerang Fordo, fasilitas nuklir Iran yang dijaga ketat, serta dua lokasi lainnya, pada Sabtu 21 Juni 2025.



Trump mengumumkan, membawa militer AS langsung ke dalam perang Israel dengan Iran setelah berhari-hari ketidakpastian tentang apakah ia akan campur tangan dalam konflik tersebut.

"Semua pesawat sekarang berada di luar wilayah udara Iran. Muatan penuh bom telah dijatuhkan di Fordo. Semua pesawat dalam perjalanan pulang dengan selamat," katanya, pada Sabtu 21 Juni 2025 malam.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved