Profil Brigjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Ditunjuk Jadi Dirjen Strahan Kemhan
Senin, 23 Juni 2025 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Usai memimpin territorial, Agus Widodo diangkat menjadi Wakil Asisten Operasi Bidang Kesiapan Operasi (Waasops Kasad Bid. Siapops), Staf Operasi Angkatan Darat pada 2024 sebelum akhirnya kini menjabat sebagai Dirjen Strahan Kemhan pada 2025.
Selain menduduki banyak jabatan strategis, Agus Widodo juga banyak mengenyam pendidikan militer seperti Susarcab Infanteri pada 1996, Pendidikan Para Dasar, Pendidikan Komando, dan Pendidikan Terjun Bebas Militer atau Military Free Fall.
Agus Widodo juga pernah mengikuti Pendidikan Para Utama (Jump Master), Pendidikan Pandu Udara (Pathfinder), Selapa Infanteri. Termasuk, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2009, Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) pada 2018, hingga Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIV Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI pada 2022.
Tidak hanya itu, Agus Widodo juga meraih gelar S1 Ilmu Hubungan Internasional (HI), dari Universitas Jenderal Achmad Yani pada 2010, kemudian gelar Magister S2 Studi Kajian Wilayah Eropa, Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia pada 2022.
Selain menduduki banyak jabatan strategis, Agus Widodo juga banyak mengenyam pendidikan militer seperti Susarcab Infanteri pada 1996, Pendidikan Para Dasar, Pendidikan Komando, dan Pendidikan Terjun Bebas Militer atau Military Free Fall.
Agus Widodo juga pernah mengikuti Pendidikan Para Utama (Jump Master), Pendidikan Pandu Udara (Pathfinder), Selapa Infanteri. Termasuk, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2009, Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) pada 2018, hingga Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIV Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI pada 2022.
Tidak hanya itu, Agus Widodo juga meraih gelar S1 Ilmu Hubungan Internasional (HI), dari Universitas Jenderal Achmad Yani pada 2010, kemudian gelar Magister S2 Studi Kajian Wilayah Eropa, Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia pada 2022.
(cip)
Lihat Juga :