Ketua DPP Heran Demo di Kantor PPP Berubah Jadi Menuntut Rommy Dipecat
Minggu, 22 Juni 2025 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Toni, unjuk rasa dukung-mendukung jelang Muktamar PPP merupakan hal yang biasa. Dia menilai itu dukung-mendukung tersebut sebagai langkah yang demokratis dan konstitusional.
“Bahwa jika ada kader yang ingin menyalurkan aspirasinya untuk Mardiono sebagai Ketum PPP ya silakan saja, sah-sah saja. Tapi ya tidak usah teriak-teriak menuntut pecat kader,” ungkapnya.
Toni mengajak untuk mengakhiri saling pecat kader di semua tingkatan. Dia mengungkapkan bahwa PPP saat ini sedang dalam situasi terpuruk dengan hasil Pemilu 2024. Dia berpendapat, tidak perlu mengungkit-ungkit masa lalu.
Baca juga: Jokowi Pilih PSI, Ketua DPP PPP: Masih Ada Amran Sulaiman dan Sandiaga Uno
“Bahwa terkait dengan persoalan yang pernah menimpa Gus Rommy beberapa tahun silam sudah dipertanggung jawabkan di depan hukum. Gus Rommy sudah bisa menggunakan hak politiknya sebagai warga negara mengingat hak politiknya tidak dicabut,” ujarnya.
“Bahwa jika ada kader yang ingin menyalurkan aspirasinya untuk Mardiono sebagai Ketum PPP ya silakan saja, sah-sah saja. Tapi ya tidak usah teriak-teriak menuntut pecat kader,” ungkapnya.
Toni mengajak untuk mengakhiri saling pecat kader di semua tingkatan. Dia mengungkapkan bahwa PPP saat ini sedang dalam situasi terpuruk dengan hasil Pemilu 2024. Dia berpendapat, tidak perlu mengungkit-ungkit masa lalu.
Baca juga: Jokowi Pilih PSI, Ketua DPP PPP: Masih Ada Amran Sulaiman dan Sandiaga Uno
“Bahwa terkait dengan persoalan yang pernah menimpa Gus Rommy beberapa tahun silam sudah dipertanggung jawabkan di depan hukum. Gus Rommy sudah bisa menggunakan hak politiknya sebagai warga negara mengingat hak politiknya tidak dicabut,” ujarnya.
Lihat Juga :