Cegah Covid-19, Satgas Minta Pemda Laksanakan Sistem Kerja Baru ASN

Selasa, 08 September 2020 - 20:52 WIB
loading...
Cegah Covid-19, Satgas...
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta pemda melaksanakan sistem kerja baru bagi ASN. Foto/SINDOnews
A A A
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo telah menerbitkan surat edaran (SE) terkait sistem kerja baru bagi aparatur sipil negara (ASN).

Dia mengatakan SE bernomor 57/2020 ini mengatur sistem kerja berdasarkan zonasi risiko penularan Covid-19. “Dijelaskan tentang pengaturan terkait zonasi wilayah, dimana maksimal persentase kehadiran (ASN) untuk zona hijau 100%, kuning 75%, oranye 50%, dan merah 25%,” katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (8/9/2020). (Baca juga: Menpan RB Segera Terbitkan Aturan Sistem Kerja Baru, 75% ASN DKI Bakal WFH)

Dia meminta agar pemerintah daerah menjalankan sistem kerja baru ini. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan di klaster perkantoran. “Kami mohon agar seluruh daerah segera menyesuaikan diri dan menerapkan aturan ini dalam rangka cegah klaster perkantoran karena adanya jumlah orang yang bekerja melebihi kapasitas dan tak bisa dikendalikan dalam menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya. (Baca juga: SE Menpan-RB Atur Sistem Kerja ASN Berdasarkan Zonasi Risiko Covid-19)

Dia mengingatkan penularan klaster perkantoran biasanya terjadi pada saat makan siang atau ibadah. Dia mengingatkan agar jaga jarak harus betul-betul dilaksanakan. “Melepas masker hanya pada saat makan agar tidak terjadi penularan. Dan tidak berdekatan dengan sesama pegawai lainnya,” katanya. dita angga
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
Deteksi Dini Kanker...
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Rekomendasi
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved