Aset Geostrategis Iran dan Pelajaran bagi Indonesia dalam Era Multipolar

Jum'at, 20 Juni 2025 - 19:13 WIB
loading...
A A A
Ketiga, Indonesia perlu memanfaatkan reputasinya sebagai negara dengan rekam jejak damai dan demokratis untuk memperluas soft power. Dunia tengah jenuh dengan pendekatan zero-sum dan unilateralisme. Di sinilah peran Indonesia sebagai jembatan, fasilitator, dan penengah menjadi relevan. ASEAN selama ini dituding lamban, tapi justru karena itulah ASEAN bisa bertahan: karena menghindari logika menang-kalah yang permanen.

Menuju Tata Dunia yang Lebih Adil
Serangan terhadap South Pars bukan sekadar serangan terhadap infrastruktur energi. Itu adalah serangan terhadap mimpi banyak negara berkembang yang ingin mandiri.

Dunia multipolar menjanjikan banyak hal—dari distribusi kekuasaan yang lebih adil, hingga peluang kerja sama lintas blok. Namun ia juga membawa risiko baru: konflik tidak lagi antara ideologi, tetapi antara mimpi-mimpi besar yang saling berbenturan.

Indonesia harus bersiap. Tidak cukup hanya mengandalkan semangat non-blok. Kita memerlukan kecerdasan geopolitik, diplomasi yang strategis, serta kepemimpinan regional yang konsisten. Dalam dunia yang tidak lagi hanya dikendalikan satu pusat, aktor menengah seperti Indonesia memiliki ruang lebih besar untuk bersuara—asal tahu kapan harus diam, kapan harus berbicara, dan kapan harus bertindak.

Sebagaimana pepatah Tiongkok mengatakan, "水能载舟,亦能覆舟" Shuǐ néng zài zhōu, yì néng fù zhōu —air bisa mengangkat kapal, tapi juga bisa menenggelamkannya. Begitu pula kekuatan: jika tidak dikelola dengan bijak, ia akan menjadi bumerang. Sudah saatnya Indonesia mengelola kekuatannya sendiri dalam dunia yang terus bergeser.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Kunjungan Prabowo ke...
Kunjungan Prabowo ke Eropa Dinilai Perkuat Posisi Geopolitik Indonesia
Taklimat di Seskoad,...
Taklimat di Seskoad, Prabowo Berpesan TNI Harus Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Manuver Dua Kaki China...
Manuver Dua Kaki China di Panggung Global
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Berita Terkini
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved