Kemenkes Perkuat Ketahanan Nasional lewat Pemerataan Akses Kesehatan
Jum'at, 20 Juni 2025 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
"Hari ini kita melihat ventilator dengan teknologi Jerman yang diluncurkan Drager Indonesia. Saya optimis peluncuran ini dapat membantu perluasan akses layanan kesehatan di Indonesia. Dengan demikian, kita bisa mencapai kemandirian alkes yang lebih kuat dan berkelanjutan,“ ujar Lucia, Kamis (19/6/2025).
Perkembangan industri alat kesehatan (alkes) beriringan dengan meningkatnya penyerapan produk alat kesehatan dalam negeri (AKD), yang pada 2024 mencapai 48% dibandingkan 12% pada tahun 2019.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, industri alat kesehatan memegang peran vital di Indonesia. "Tidak hanya sebagai penopang ketahanan sistem kesehatan nasional, tetapi juga sebagai bagian dari sektor industri mesin dan perlengkapan yang ditargetkan tumbuh rata-rata 6,7–7,7% per tahun pada periode 2025-2029," ungkapnya.
Kebutuhan alat kesehatan dalam negeri diproyeksikan terus meningkat didorong pertumbuhan penduduk, dinamika epidemiologi, serta ekspansi fasilitas layanan kesehatan. Pihaknya mengapresiasi Drager Indonesia atas komitmen dan investasi strategis yang telah dilakukan.
Managing Director Drager Indonesia Ratna Kurniawati mendukung transformasi kesehatan yang telah diluncurkan pemerintah, khususnya di pilar ketiga mengenai transformasi sistem ketahanan kesehatan.
Perkembangan industri alat kesehatan (alkes) beriringan dengan meningkatnya penyerapan produk alat kesehatan dalam negeri (AKD), yang pada 2024 mencapai 48% dibandingkan 12% pada tahun 2019.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, industri alat kesehatan memegang peran vital di Indonesia. "Tidak hanya sebagai penopang ketahanan sistem kesehatan nasional, tetapi juga sebagai bagian dari sektor industri mesin dan perlengkapan yang ditargetkan tumbuh rata-rata 6,7–7,7% per tahun pada periode 2025-2029," ungkapnya.
Kebutuhan alat kesehatan dalam negeri diproyeksikan terus meningkat didorong pertumbuhan penduduk, dinamika epidemiologi, serta ekspansi fasilitas layanan kesehatan. Pihaknya mengapresiasi Drager Indonesia atas komitmen dan investasi strategis yang telah dilakukan.
Managing Director Drager Indonesia Ratna Kurniawati mendukung transformasi kesehatan yang telah diluncurkan pemerintah, khususnya di pilar ketiga mengenai transformasi sistem ketahanan kesehatan.
Lihat Juga :