Rapat dengan DPR, Menag Diingatkan Jangan Lagi Bikin Kontroversi
Selasa, 08 September 2020 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
“Saya jujur anak-anak saya sarankan untuk pintar bahasa Arab dan Alquran Pak, tapi kalau hari ini pemerintah menuduh, itu sesuatu yang tidak bisa kami terima,” lanjut Yandri.
Begitu juga dengan rencana sertifikasi penceramah, legislator asal Banten ini menegaskan yang memberikan gelar dai, ustaz dan penceramah itu masyarakat. Pemerintah tidak punya hak memberikan sertifikat. Jangan sampai muncul kesan Menag membenci Islam.
“Kalau seperti ini penting jangan sampai justru Menag yang katanya beragama Islam kata teman-teman sepertinya benci dengan Islam. Ini banyak yang bilang ke saya, selama itu tidak dibereskan kita ikut memancing kegaduhan,” tuturnya.
Begitu juga dengan rencana sertifikasi penceramah, legislator asal Banten ini menegaskan yang memberikan gelar dai, ustaz dan penceramah itu masyarakat. Pemerintah tidak punya hak memberikan sertifikat. Jangan sampai muncul kesan Menag membenci Islam.
“Kalau seperti ini penting jangan sampai justru Menag yang katanya beragama Islam kata teman-teman sepertinya benci dengan Islam. Ini banyak yang bilang ke saya, selama itu tidak dibereskan kita ikut memancing kegaduhan,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :