Mengantarkan Pelayanan Haji 2025 Paripurna

Kamis, 12 Juni 2025 - 06:08 WIB
loading...
A A A
"Dari lubuk hati kami yang paling dalam, kami menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan beberapa kloter, beberapa orang, mengalami keterlambatan, terpisah di Makkah, masalah penempatan tenda di Arafah, serta keterlambatan diMuzdalifah dan kemacetan," ungkapnya.

Pengakuan terbuka ini mencerminkan sikap rendah hati dan tanggung jawab negara dalam pelayanan publik, serta memperkuat legitimasi moral bahwa proses perbaikan adalah keniscayaan dalam sistem pelayanan ibadah yang sangat kompleks.Namun, jika hanya melihat pada kekurangan, kita akan kehilangan panorama lebih luas tentang ikhtiar luar biasa yang telah dilakukan negara dan para petugas haji.

Tidak ada gading yang tak retak. Namun banyak bagian dari gading itu yang tetap utuh, kokoh, dan berkilau. Salah satunya tercermin dari aksi heroik Inspektur Jenderal Kemenag, Bapak Khairunas, yang menggendong seorang jemaah lansia yang mengalami stroke di tengah suhu panas 42°C di wilayah Misfalah, Makkah. Peristiwa ini menjadi simbol nyata bahwa negara tidak sekadar memerintah dari atas, melainkan juga turun tangan dengan kasih dan kepedulian langsung di titik pelayanan paling bawah.

Di sisi lain, penggunaan sistem Hajj Command Center (HCC) pada tahun ini menandai langkah maju digitalisasi layanan haji. Melalui pusat kendali ini, semua pergerakan jemaah dimonitor secara real time -baik secara spasial, medis, maupun administratif. Ketika ada jemaah yang terlambat turun bus atau membutuhkan kursi roda, informasi itu langsung terdeteksi dan ditindaklanjuti secara cepat. Ini adalah transformasi berbasis teknologi yang membuat pelayanan haji semakin adaptif terhadap tantangan zaman.

Langkah-langkah lain yang patut diapresiasi adalah penerapan skema Murur, yaitu strategi memperlancar pergerakan jemaah dengan klasifikasi berdasarkan kerentanan. Skema ini memberi perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas, memastikan mereka tidak terpapar risiko berlebihan saat prosesi lempar jumrah dan safar panjang di Armuzna. Bahkan dalam fatwa dan petunjuk resmi, jemaah lansia diperkenankan untuk mewakilkan ibadahnya demi keselamatan.

Dari aspek kesehatan, pemerintah terus memperkuat sistem layanan medis haji secara komprehensif. Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) kini dilengkapi fasilitas penunjang seperti radiologi, farmasi, hingga ambulans 24 jam. Dukungan tim medis sektor, layanan mobile, serta integrasi data kesehatan berbasis digital (Siskohat dan Satu Sehat) juga menjadi instrumen penting untuk deteksi dini dan respons cepat terhadap risiko kesehatan jemaah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Usai Puncak Haji, Kemenhaj...
Usai Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Fase Kepulangan Jemaah ke Tanah Air
Perjalanan Haji di Mina,...
Perjalanan Haji di Mina, DPR: Ada Jemaah 9 Jam di Tenda Tak Dapat Makan Akhirnya Drop
Soroti Kepadatan di...
Soroti Kepadatan di Mina, Marwan DPR: Kapasitas Tenda dan Area Belum Beri Kenyamanan Jemaah
Timwas Haji DPR: Persoalan...
Timwas Haji DPR: Persoalan di Mina Jangan Dibiarkan Terus Berulang Tanpa Solusi
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Rekomendasi
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved