Mengantarkan Pelayanan Haji 2025 Paripurna
Kamis, 12 Juni 2025 - 06:08 WIB
loading...
A
A
A
Keberhasilan lainnya juga terlihat dari sinergi lintas lembaga yang semakin solid. Dari Menko PMK, Menag, Menkes, BP Haji hingga syarikah, semuanya menunjukkan kerja kolaboratif, mulai dari persiapan debarkasi, manajemen konsumsi jemaah,hingga pengawasan lapangan. Kementerian Agama juga berhasil membawa bumbu nusantara ke dapur katering di Tanah Suci, menjadikan makanan jemaah lebih cocok di lidah dan mengobati kerinduan akan Tanah Air.
Tak kalah penting, perhatian negara terhadap jemaah tak berhenti di Tanah Suci. Proses pemulangan ke Tanah Air pun harus dijalankan tertib dan sesuai regulasi. Hingga kini, 14 asrama haji embarkasi-debarkasi telah menyatakan kesiapan.
Sebagai Pelaksana Harian Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri pada Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah, sesuai Surat Perintah Menteri Agama Nomor: 186639/MA/B.II/KP.07.6/05/2025, saya mengikuti secara saksama seluruh proses penyelenggaraan haji tahun ini dan menangkap dengan jelas bahwa haji bukan hanya ibadah, tetapi juga diplomasi kemanusiaan dan wajah pelayanan negara. Di balik segala tantangan, Indonesia menunjukkan bahwa semangat khidmatul hajj -melayani tamu Allah- adalah amanah konstitusional yang terus dihidupkan dalam praktik nyata.
Haji 2025 memang belum sepenuhnya sempurna, tetapi telah melangkah jauh lebih baik dari sebelumnya. Ini adalah modal sosial dan administratif yang sangat berharga untuk menyongsong penyelenggaraan haji-haji berikutnya, agar pelayanan paripurna bukan sekadar idealisme, tetapi kenyataan yang menyentuh hati jutaan jemaah dari Sabang hingga Merauke.
Tak kalah penting, perhatian negara terhadap jemaah tak berhenti di Tanah Suci. Proses pemulangan ke Tanah Air pun harus dijalankan tertib dan sesuai regulasi. Hingga kini, 14 asrama haji embarkasi-debarkasi telah menyatakan kesiapan.
Sebagai Pelaksana Harian Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri pada Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah, sesuai Surat Perintah Menteri Agama Nomor: 186639/MA/B.II/KP.07.6/05/2025, saya mengikuti secara saksama seluruh proses penyelenggaraan haji tahun ini dan menangkap dengan jelas bahwa haji bukan hanya ibadah, tetapi juga diplomasi kemanusiaan dan wajah pelayanan negara. Di balik segala tantangan, Indonesia menunjukkan bahwa semangat khidmatul hajj -melayani tamu Allah- adalah amanah konstitusional yang terus dihidupkan dalam praktik nyata.
Haji 2025 memang belum sepenuhnya sempurna, tetapi telah melangkah jauh lebih baik dari sebelumnya. Ini adalah modal sosial dan administratif yang sangat berharga untuk menyongsong penyelenggaraan haji-haji berikutnya, agar pelayanan paripurna bukan sekadar idealisme, tetapi kenyataan yang menyentuh hati jutaan jemaah dari Sabang hingga Merauke.
(abd)
Lihat Juga :