Tantangan Kebijakan Manajemen Talenta Murid

Kamis, 05 Juni 2025 - 17:18 WIB
loading...
Tantangan Kebijakan...
Hendarman - Analis Kebijakan Ahli Utama pada Kemendikbudristek/ Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan. Foto/Dok Pribadi
A A A
Hendarman
Analis Kebijakan Ahli Utama pada Kemendikdasmen/Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan

Pembangunan nasional Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan memerlukan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menghadapi tantangan zaman, baik di tingkat nasional maupun global. Belajar dari beragam pengalaman negara maju, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas menjadi keniscayaan. Pentingnya SDM yang berkualitas sesungguhnya sudah ditegaskan sejak hampir dua dekade lalu. Ini tersurat dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2005-2025 yang mengamanatkan pentingnya pembangunan SDM secara holistik, mencakup pembangunan manusia sebagai subyek (human capital], objek (human resources), dan penikmat pembangunan sejak dalam kandungan sampai akhir hayat.

Namun, pada kenyataannya masih ditemukan sejumlah tantangan penerapan manajemen talenta di dalam konteks Indonesia. Tantangan tersebut harus menjadi perhatian bagi setiap pemangku kepentingan yang relevan sehingga tidak menjadi penghambat bagi kemajuan berbangsa dan bernegara yang ditandai oleh kualitas SDM yang unggul dan kompetitif. Tantangan tersebut harus segera diatasi agar tidak menghambat perubahan masyarakat yang bermutau dan berkeadaban dengan pelibatan semesta.

Distribusi Talenta yang Tidak Merata
Terkait distribusi maka yang terjadi adalah konsentrasi talenta berkualitas yang cenderung muncul hanya di daerah perkotaan dan jarang yang muncul di daerah di luar perkotaan. Misalnya, kalau diperhatikan data prestasi murid dala, berbagai macam ajang talenta maka talenta berkualitas muncul lebih banyak dari satuan pendidikan swasta dibandingkan satuan pendidikan negeri.

Tantangan di atas disebabkan kurangnya insentif atau penghargaan dari pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya di tingkat daerah terhadap capaian misalnya murid-murid yang berprestasi dalam berbagai ajang pada berbagai tingkat. Akibatnya, para talenta yang potensial tersebut kehilangan kesempatan untuk lebih meningkatkan prestasinya.

Minimnya Sistem Identifikasi dan Pengembangan Talenta
Minimnya sistem identifikasi dan pengembangan talenta yang diindikasikan dengan tidak adanya sistem nasional yang sistematis untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi talenta dimulai dari satuan pendidikan, dan bahkan juga bagi para guru atau kepala sekolah yang berbakat. Apabila sistem identifikasi bakat dan minat ini tersedia maka akan dapat dilakukan pemetaan talenta yang ada dan bagaimana proses pembinaan yang dapat diberikan terhadap masing-masing talenta sesuai dengan minat dan bakat serta potensi untuk berhasil dan sukses ke depan di berbagai ajang dan forum.

Tantangan ini muncul karena belum sadarnya berbagai pemangku kepentingan di berbagai tingkat tentang pentingnya dan manfaatnya potensi talenta yang optimal dalam kaitan mengangkat dan mengembangkan daerah masing-masing. Hal lain yaitu bahwa prioritas pembangunan daerah yang mungkin tidak menempatkan pengembangan talenta sebagai salah satu prioritas dalam visi misi daerah karena mungkin lebih mengutamakan pada pembangunan infrastruktur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Kolaborasi Pembangunan...
Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal
BPDP Lokomotif Pelatihan...
BPDP Lokomotif Pelatihan dan Pengembangan SDM Sawit Nasional
HUT Satpol PP dan Satlinmas...
HUT Satpol PP dan Satlinmas 2026 Momentum Penegasan Peran Trantibumlinmas
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Rekomendasi
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Inayah Wahid Debut di...
Inayah Wahid Debut di Film Foufo, Sempat Mengira Judulnya Fufufafa
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Berita Terkini
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved