Narasi Empatik Kunci Keberhasilan Gerakan Lingkungan dan Sosial di Indonesia
Kamis, 05 Juni 2025 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyatakan perlunya memetakan siapa saja yang bisa berkolaborasi secara strategis. “Kekuatan masyarakat sipil adalah kekuatan-kekuatan kecil yang bertaut dan bekerja sama,” ucapnya.
Michelle Winowatan selaku Impact Strategy and Partnership Lead Purpose menjelaskan gerakan sosial rentan terhadap disinformasi dan kebisingan dari buzzer yang mengaburkan informasi. “Perlu ada komunikator yang kredibel dan terpercaya di berbagai isu,” ujarnya.
Survei terbaru yang dilakukan Purpose menunjukkan masyarakat muslim Indonesia paling percaya kepada pemuka agama soal isu lingkungan. “Kepercayaan dan kredibilitas akan berpotensi berlanjut ke aksi yang lebih besar karena kepercayaan dinilai lebih berharga dari kebenaran,” ungkapnya.
Aktor dan aktivis lingkungan Nicholas Saputra mengungkapkan secara alami kampanye yang berfokus pada satu isu akan lebih mudah dilakukan. “Memang sulit untuk membuat satu isu spesifik bisa relevan dengan jutaan orang tapi bekerja dengan komunitas kecil akan lebih mudah karena itu isu yang betul-betul kita ketahui,” ujarnya.
Dia menerangkan pola-pola kampanye seperti ini akan menjadi semacam bentuk antitesis dari dominasi algoritma media sosial. “Namun tetap saja ada godaan untuk di-like oleh dua juta orang,”
ucapnya.
Indonesia Country Director Purpose Longgena Ginting menyatakan dampak yang paling bermakna dari gerakan sosial adalah dampak yang dibangun bersama lewat pendekatan berbasis cerita, komunikasi, dan aksi komunitas.
Michelle Winowatan selaku Impact Strategy and Partnership Lead Purpose menjelaskan gerakan sosial rentan terhadap disinformasi dan kebisingan dari buzzer yang mengaburkan informasi. “Perlu ada komunikator yang kredibel dan terpercaya di berbagai isu,” ujarnya.
Survei terbaru yang dilakukan Purpose menunjukkan masyarakat muslim Indonesia paling percaya kepada pemuka agama soal isu lingkungan. “Kepercayaan dan kredibilitas akan berpotensi berlanjut ke aksi yang lebih besar karena kepercayaan dinilai lebih berharga dari kebenaran,” ungkapnya.
Aktor dan aktivis lingkungan Nicholas Saputra mengungkapkan secara alami kampanye yang berfokus pada satu isu akan lebih mudah dilakukan. “Memang sulit untuk membuat satu isu spesifik bisa relevan dengan jutaan orang tapi bekerja dengan komunitas kecil akan lebih mudah karena itu isu yang betul-betul kita ketahui,” ujarnya.
Dia menerangkan pola-pola kampanye seperti ini akan menjadi semacam bentuk antitesis dari dominasi algoritma media sosial. “Namun tetap saja ada godaan untuk di-like oleh dua juta orang,”
ucapnya.
Indonesia Country Director Purpose Longgena Ginting menyatakan dampak yang paling bermakna dari gerakan sosial adalah dampak yang dibangun bersama lewat pendekatan berbasis cerita, komunikasi, dan aksi komunitas.
Lihat Juga :