Pandangan Mantan Wakapolri Soal The Next Kapolri: Bintang 2 juga Berpeluang
Kamis, 05 Juni 2025 - 15:33 WIB
loading...
Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyatakan pandangannya soal siapa sosok Pati Polri yang pantas menjadi Kapolri selanjutnya pada To The Point Aja! yang disiarkan YouTube SINDONEWS, Kamis (5/6/2025). Foto: SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyatakan pandangannya soal siapa sosok Perwira Tinggi (Pati) Polri yang pantas menjadi Kapolri selanjutnya. Saat ini, terdapat 11 Pati bintang 3 atau Komjen Pol yang memiliki kans menyandang Pati bintang 4 berpangkat Jenderal atau menjabat Kapolri.
“Memang lazimnya bintang 3 yang naik untuk diajukan menjadi Kapolri, tapi tak menutup peluang bintang 2 atau Irjen Pol menjadi Kapolri. Kalau bintang 1 masih kejauhan,” ujar Oegroseno saat menjadi narasumber pada To The Point Aja! yang disiarkan YouTube SINDONEWS dan Portal www.sindonews.com, Kamis (5/6/2025).
Baca juga: Inilah Profil 11 Jenderal Bintang 3 di Tubuh Polri, Akankah Salah Satunya The Next Kapolri?
Diketahui, kejadian Pati bintang 2 atau Irjen Pol melesat menjadi Komjen Pol kemudian diajukan sebagai Kapolri pernah dialami Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo hingga menjabat Kapolri pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Timur yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya melesat menjadi Kabaharkam Polri lalu mengungguli kandidat kuat calon Kapolri yakni Komjen Pol Nanan Soekarna (Irwasum Polri) dan Komjen Pol Imam Sudjarwo (Kalemdiklat Polri).
Oegroseno mengatakan, yang pertama harus dilihat dari pengajuan calon Kapolri yakni faktor usia. Setidaknya Pati Polri diperkirakan masa pengabdian sekitar 2-3 tahun dari masa pensiun. Namun, di balik calon Kapolri yang disodorkan, itu semua diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memilihnya.
“Presiden harus tepat memilih Kapolri. Yang jelas ke depan Polri semakin hari harus semakin baik,” ucapnya.
Menyangkut Kapolri, sebelumnya Presiden Prabowo pernah berkelakar dirinya bisa saja tidak mengganti Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Hal itu dikarenakan nama akhir keduanya jika digabung menjadi Prabowo Subiyanto.
"Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Jadi kalau Kapolri dan Panglima TNI nama terakhirnya itu Prabowo Subiyanto. Jangan-jangan nggak diganti-ganti. Jangan-jangan," ujar Prabowo saat membuka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024).
Saksikan selengkapnya "TO THE POINT AJA!" eksklusif hanya di kanal YouTube SINDONEWS, Kamis, 5 Juni 2025 pukul 16.30 WIB.
“Memang lazimnya bintang 3 yang naik untuk diajukan menjadi Kapolri, tapi tak menutup peluang bintang 2 atau Irjen Pol menjadi Kapolri. Kalau bintang 1 masih kejauhan,” ujar Oegroseno saat menjadi narasumber pada To The Point Aja! yang disiarkan YouTube SINDONEWS dan Portal www.sindonews.com, Kamis (5/6/2025).
Baca juga: Inilah Profil 11 Jenderal Bintang 3 di Tubuh Polri, Akankah Salah Satunya The Next Kapolri?
Diketahui, kejadian Pati bintang 2 atau Irjen Pol melesat menjadi Komjen Pol kemudian diajukan sebagai Kapolri pernah dialami Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo hingga menjabat Kapolri pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Timur yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya melesat menjadi Kabaharkam Polri lalu mengungguli kandidat kuat calon Kapolri yakni Komjen Pol Nanan Soekarna (Irwasum Polri) dan Komjen Pol Imam Sudjarwo (Kalemdiklat Polri).
Oegroseno mengatakan, yang pertama harus dilihat dari pengajuan calon Kapolri yakni faktor usia. Setidaknya Pati Polri diperkirakan masa pengabdian sekitar 2-3 tahun dari masa pensiun. Namun, di balik calon Kapolri yang disodorkan, itu semua diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memilihnya.
“Presiden harus tepat memilih Kapolri. Yang jelas ke depan Polri semakin hari harus semakin baik,” ucapnya.
Menyangkut Kapolri, sebelumnya Presiden Prabowo pernah berkelakar dirinya bisa saja tidak mengganti Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Hal itu dikarenakan nama akhir keduanya jika digabung menjadi Prabowo Subiyanto.
"Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Jadi kalau Kapolri dan Panglima TNI nama terakhirnya itu Prabowo Subiyanto. Jangan-jangan nggak diganti-ganti. Jangan-jangan," ujar Prabowo saat membuka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024).
Saksikan selengkapnya "TO THE POINT AJA!" eksklusif hanya di kanal YouTube SINDONEWS, Kamis, 5 Juni 2025 pukul 16.30 WIB.
(jon)
Lihat Juga :