Kader PPP Ramai-ramai Minta Rommy Dipecat, Ketua DPP: Biasa Kerjaan Mereka Dari Dulu Begitu
Kamis, 05 Juni 2025 - 12:27 WIB
loading...
Kader PPP ramai-ramai datang ke Kantor DPP PPP di Jakarta pada Rabu (4/6/2025) siang. Mereka meminta agar Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy dipecat. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) M. Thobahul Aftoni ikut menanggapi langkah sejumlah kader PPP yang mendatangi Kantor DPP dan meminta Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy atau Rommy dipecat dari jabatannya. Aftoni mengaku sudah tahu keberadaan kelompok tersebut.
Dia menyebut kelompok itu yang tiga tahun lalu melakukan aksi serupa dan meminta Suharso Monoarfa mundur dari jabatan Ketum PPP. “Kemudian Pak Suharso kedudukannya diganti oleh Plt Ketum PPP yang sekarang ini. Nah kini diulang lagi,” ujarnya kepada SindoNews, Kamis (5/6/2025).
“Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Gus Romy didemo, entah siapa lagi selanjutnya yang akan didemo. Bisa jadi Ketua DPW-nya sendiri suatu saat bisa didemo juga," sambungnya.
Baca juga: Kader PPP Ramai-ramai Datang ke Kantor DPP Minta Romahurmuziy Dipecat
Aftoni menuding kelompok tersebut dari dulu pekerjaannya kerap menggelar aksi di kantor PPP, namun tidak ada hasil kerjanya untuk partai, khususnya di Jakarta. "Kasihan saya melihat mereka. Biasanya yang begitu itu orderan dari orang-orang yang enggak mau PPP kembali ke Senayan," ungkap pria yang akrab disapa Toni ini.
Toni menyarankan lebih baik aspirasi mereka disalurkan ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2029 daripada suara mereka habis di jalanan. Dia pun meminta semua pihak untuk menahan diri, momentum saat ini adalah semua pihak fokus peringatan Iduladha.
"Apalagi ini Hari Tarwiyah-Arafah, maka lebih baik kita gunakan untuk beribadah puasa Tarwiyah - Arafah dari pada ngurusin demo. Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H," ucap pria yang juga menjabat Ketua DPP PPP itu.
Dia menyebut kelompok itu yang tiga tahun lalu melakukan aksi serupa dan meminta Suharso Monoarfa mundur dari jabatan Ketum PPP. “Kemudian Pak Suharso kedudukannya diganti oleh Plt Ketum PPP yang sekarang ini. Nah kini diulang lagi,” ujarnya kepada SindoNews, Kamis (5/6/2025).
“Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Gus Romy didemo, entah siapa lagi selanjutnya yang akan didemo. Bisa jadi Ketua DPW-nya sendiri suatu saat bisa didemo juga," sambungnya.
Baca juga: Kader PPP Ramai-ramai Datang ke Kantor DPP Minta Romahurmuziy Dipecat
Aftoni menuding kelompok tersebut dari dulu pekerjaannya kerap menggelar aksi di kantor PPP, namun tidak ada hasil kerjanya untuk partai, khususnya di Jakarta. "Kasihan saya melihat mereka. Biasanya yang begitu itu orderan dari orang-orang yang enggak mau PPP kembali ke Senayan," ungkap pria yang akrab disapa Toni ini.
Toni menyarankan lebih baik aspirasi mereka disalurkan ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2029 daripada suara mereka habis di jalanan. Dia pun meminta semua pihak untuk menahan diri, momentum saat ini adalah semua pihak fokus peringatan Iduladha.
"Apalagi ini Hari Tarwiyah-Arafah, maka lebih baik kita gunakan untuk beribadah puasa Tarwiyah - Arafah dari pada ngurusin demo. Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H," ucap pria yang juga menjabat Ketua DPP PPP itu.
(rca)
Lihat Juga :