AHY Sebut Truk ODOL Meresahkan Masyarakat dan Sering Akibatkan Kecelakaan
Rabu, 04 Juni 2025 - 12:36 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa kendaraan yang melebihi batas dimensi dan muatan (Over Dimension Overloading/ODOL) meresahkan masyarakat. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) mengatakan bahwa kendaraan yang melebihi batas dimensi dan muatan (Over Dimension Overloading/ODOL) meresahkan masyarakat. Selain itu, truk ODOL juga dinilainya sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Maka itu, pihaknya mendukung kepolisian dalam menindak kendaraan-kendaraan tersebut. Pihaknya bersama stakeholder lain atau kementerian lembaga terkait berupaya memecahkan masalah sekaligus merumuskan solusi terbaik.
“Agar kebijakan, aturan dan berbagai upaya untuk mencegah kendaraan-kendaraan over dimension dan overload yang seringkali bukan hanya meresahkan masyarakat karena telah mengganggu lalu lintas berkendaraan, tapi juga sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," ujarnya dalam tayangan video saat acara Kampanye Indonesia menuju zero over dimension dan overloading di Gedung Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2025).
Baca juga: Legislator Gerindra Ungkap Perintah Presiden Bawa Angin Segar Tertibkan Truk ODOL
Banyak korban jiwa merupakan orang tak berdosa dan tak bersalah. Bahkan satu keluarga pun bisa menjadi korban akibat dihantam kendaraan over dimensi dan overload tersebut. "Pemerintah tak boleh berdiam diri, kami semua telah menyatukan visi, satu frekuensi untuk menghadirkan langkah efektif untuk menertibkan kendaraan seperti ini," tuturnya.
"Termasuk bukan hanya melihat pada aspek kelalaian pengemudi, tapi kita melihat secara menyeluruh siapa yang bertanggung jawab, mereka yang memiliki kendaraan, memiliki barang, termasuk karoseri yang telah membuat kendaraan itu di luar dari standar yang diperbolehkan sesuai aturan berlaku," sambungnya.
Dia menambahkan, pihaknya bakal menggunakan berbagai teknologi untuk meyakinkan dalam menindak kendaraan agar tak melebihi batas. Semua diharapkan bisa dijalankan secara tegas setelah dilakukan berbagai tahapan, tahapan edukasi hingga sosialisasi.
Maka itu, pihaknya mendukung kepolisian dalam menindak kendaraan-kendaraan tersebut. Pihaknya bersama stakeholder lain atau kementerian lembaga terkait berupaya memecahkan masalah sekaligus merumuskan solusi terbaik.
“Agar kebijakan, aturan dan berbagai upaya untuk mencegah kendaraan-kendaraan over dimension dan overload yang seringkali bukan hanya meresahkan masyarakat karena telah mengganggu lalu lintas berkendaraan, tapi juga sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," ujarnya dalam tayangan video saat acara Kampanye Indonesia menuju zero over dimension dan overloading di Gedung Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2025).
Baca juga: Legislator Gerindra Ungkap Perintah Presiden Bawa Angin Segar Tertibkan Truk ODOL
Banyak korban jiwa merupakan orang tak berdosa dan tak bersalah. Bahkan satu keluarga pun bisa menjadi korban akibat dihantam kendaraan over dimensi dan overload tersebut. "Pemerintah tak boleh berdiam diri, kami semua telah menyatukan visi, satu frekuensi untuk menghadirkan langkah efektif untuk menertibkan kendaraan seperti ini," tuturnya.
"Termasuk bukan hanya melihat pada aspek kelalaian pengemudi, tapi kita melihat secara menyeluruh siapa yang bertanggung jawab, mereka yang memiliki kendaraan, memiliki barang, termasuk karoseri yang telah membuat kendaraan itu di luar dari standar yang diperbolehkan sesuai aturan berlaku," sambungnya.
Dia menambahkan, pihaknya bakal menggunakan berbagai teknologi untuk meyakinkan dalam menindak kendaraan agar tak melebihi batas. Semua diharapkan bisa dijalankan secara tegas setelah dilakukan berbagai tahapan, tahapan edukasi hingga sosialisasi.
(rca)
Lihat Juga :