Indonesia Siap Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel asalkan Palestina Merdeka, Ini Respons DPR
Jum'at, 30 Mei 2025 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, ia menegaskan bahwa prasyarat utama tetap tidak boleh ditawar. "Nah, yang harus kita garis bawahi itu syaratnya. Syaratnya adalah Israel mengakui 100 persen terhadap kemerdekaan Palestina."
Ia pun mengajak masyarakat agar tidak melihat wacana yang dilontarkan Presiden Prabowo ini sebagai sesuatu yang negatif. Soleh menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.
"Ini bagus dan kami mengajak jangan dipandang sebagai sebuah hal negatif, karena memang kita sebagai warga dunia, sebagai manusia, secara kemanusiaan, kan kita harus hidup berdampingan. Menjaga perdamaian abadi itu amanat undang-undang, tidak berdasarkan suku, ras, apalagi negara dan yang lain-lain," ujarnya.
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyatakan sepakat dengan Presiden Prabowo Subianto yang embuka peluang hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel asalkan Palestina merdeka.
Legislator PDI Perjuangan ini menyatakan, syarat yang harus dipenuhi yakni Israel harus mengakui kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina dan menghentikan agresi militer. "Kedua negara, Israel dan Palestina, harus hidup berdampingan secara damai sebagai dua negara yang merdeka dan berdaulat," tegasnya.
TB Hasanuddin juga menyampaikan, pernyataan pengakuan kemerdekaan yang bersifat resiprokal tersebut adalah aspirasi bangsa Indonesia yang sudah digaungkan sejak lama mengenai solusi dua negara (two-state solution).
"Tentunya ini harus didukung penuh karena jelas landasannya adalah konsititusi Indonesia yang menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, baik Palestina maupun Israel," tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat agar tidak melihat wacana yang dilontarkan Presiden Prabowo ini sebagai sesuatu yang negatif. Soleh menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.
"Ini bagus dan kami mengajak jangan dipandang sebagai sebuah hal negatif, karena memang kita sebagai warga dunia, sebagai manusia, secara kemanusiaan, kan kita harus hidup berdampingan. Menjaga perdamaian abadi itu amanat undang-undang, tidak berdasarkan suku, ras, apalagi negara dan yang lain-lain," ujarnya.
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyatakan sepakat dengan Presiden Prabowo Subianto yang embuka peluang hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel asalkan Palestina merdeka.
Legislator PDI Perjuangan ini menyatakan, syarat yang harus dipenuhi yakni Israel harus mengakui kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina dan menghentikan agresi militer. "Kedua negara, Israel dan Palestina, harus hidup berdampingan secara damai sebagai dua negara yang merdeka dan berdaulat," tegasnya.
TB Hasanuddin juga menyampaikan, pernyataan pengakuan kemerdekaan yang bersifat resiprokal tersebut adalah aspirasi bangsa Indonesia yang sudah digaungkan sejak lama mengenai solusi dua negara (two-state solution).
"Tentunya ini harus didukung penuh karena jelas landasannya adalah konsititusi Indonesia yang menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, baik Palestina maupun Israel," tegasnya.
(zik)
Lihat Juga :