Hikmahbudhi Serukan Semua Pihak Jaga Kelestarian Candi Borobudur
Selasa, 27 Mei 2025 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Seberapa penting pemasangan stairlift tersebut sehingga semua tatanan yang sudah tertulis dalam undang-undang dapat ditoleransi dan normalisasi.
“Pertanyaan-pertanyaan publik muncul kepada pemangku kebijakan terkhusus kepada pengelola Candi Borobudur, atas dasar apa pemasangan ini? Mengapa kebijakan ini terkesan dipaksakan hanya untuk memenuhi agenda kenegaraan? Bagaimana akuntabilitas jika terjadi kerusakan? Harusnya mereka ini bisa menjelaskan secara gamblang pertanyaan tersebut,” tanyanya, Selasa (27/5/2025).
Candi Borobudur merupakan warisan dunia Unesco dan Mahakarya peradaban Buddha tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga keaslian, keluhuran dan kelestariannya.
Namun, dengan adanya pemasangan stairlift menciderai keluhuran bangunan Candi Borobudur. Kebijakan tersebut semakin memperlihatkan ketidakpahaman akan nilai-nilai spiritual dan pentingnya menjaga keluhuran Candi Borobudur.
"Tindakan semacam ini dilakukan demi kunjungan Presiden Indonesia dan Presiden Prancis, yang dinilai lebih mengutamakan kepentingan politik dan komersial dibandingkan perlindungan terhadap cagar budaya. Pola pikir pengelola yang menempatkan Borobudur sebagai komoditas pariwisata ketimbang warisan budaya yang sakral," ungkap Dahnan.
Jika alasan pemasangan adalah untuk memudahkan tamu VIP, maka ini adalah bentuk diskriminasi sebab aturan seharusnya berlaku sama bagi semua pengunjung.
Artinya pengelola tidak paham akan ancaman terhadap struktur dan material candi, ketidakpatuhan terhadap nilai spiritual candi, prioritas yang keliru pariwisata dan pelestarian.
“Pertanyaan-pertanyaan publik muncul kepada pemangku kebijakan terkhusus kepada pengelola Candi Borobudur, atas dasar apa pemasangan ini? Mengapa kebijakan ini terkesan dipaksakan hanya untuk memenuhi agenda kenegaraan? Bagaimana akuntabilitas jika terjadi kerusakan? Harusnya mereka ini bisa menjelaskan secara gamblang pertanyaan tersebut,” tanyanya, Selasa (27/5/2025).
Candi Borobudur merupakan warisan dunia Unesco dan Mahakarya peradaban Buddha tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga keaslian, keluhuran dan kelestariannya.
Namun, dengan adanya pemasangan stairlift menciderai keluhuran bangunan Candi Borobudur. Kebijakan tersebut semakin memperlihatkan ketidakpahaman akan nilai-nilai spiritual dan pentingnya menjaga keluhuran Candi Borobudur.
"Tindakan semacam ini dilakukan demi kunjungan Presiden Indonesia dan Presiden Prancis, yang dinilai lebih mengutamakan kepentingan politik dan komersial dibandingkan perlindungan terhadap cagar budaya. Pola pikir pengelola yang menempatkan Borobudur sebagai komoditas pariwisata ketimbang warisan budaya yang sakral," ungkap Dahnan.
Jika alasan pemasangan adalah untuk memudahkan tamu VIP, maka ini adalah bentuk diskriminasi sebab aturan seharusnya berlaku sama bagi semua pengunjung.
Artinya pengelola tidak paham akan ancaman terhadap struktur dan material candi, ketidakpatuhan terhadap nilai spiritual candi, prioritas yang keliru pariwisata dan pelestarian.
Lihat Juga :