Indikator Politik: Mayoritas Publik Percaya Kejaksaan Tuntaskan Kasus-kasus Besar
Selasa, 27 Mei 2025 - 17:33 WIB
loading...
Mayoritas masyarakat meyakini Kejaksaan mampu menuntaskan kasus-kasus besar yang sedang ditangani. Hal tersebut berdasarkan temuan dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas masyarakat meyakini Kejaksaan mampu menuntaskan kasus-kasus besar yang sedang ditangani. Hal tersebut berdasarkan temuan dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia.
Dalam kasus dugaan korupsi di Pertamina misalnya sebanyak 70,5 persen menyatakan mengetahui kasus tersebut. Survei dilakukan melalui mekanisme telepon pada periode 17-20 Mei 2025.
Baca juga: Survei Indikator Politik: Kejaksaan Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Publik
Adapun sampel dipilih melalui metode Double Sampling (DS) menempatkan 1.286 responden pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
“Sekitar 70,5 persen tahu berita (dugaan korupsi Pertamina). Lebih dari separuh warga percaya bahwa Kejaksaan Agung mampu mengungkap tuntas kasus tersebut,” kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Tingkat Kepercayaan Publik Atas Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pemberantasan Korupsi’ secara virtual, Selasa (27/5/2025).
Dalam kasus dugaan korupsi di Pertamina misalnya sebanyak 70,5 persen menyatakan mengetahui kasus tersebut. Survei dilakukan melalui mekanisme telepon pada periode 17-20 Mei 2025.
Baca juga: Survei Indikator Politik: Kejaksaan Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Publik
Adapun sampel dipilih melalui metode Double Sampling (DS) menempatkan 1.286 responden pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
“Sekitar 70,5 persen tahu berita (dugaan korupsi Pertamina). Lebih dari separuh warga percaya bahwa Kejaksaan Agung mampu mengungkap tuntas kasus tersebut,” kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Tingkat Kepercayaan Publik Atas Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pemberantasan Korupsi’ secara virtual, Selasa (27/5/2025).
Lihat Juga :