Kebaya Menari Tampil Memukau di Panggung Festival Tari Internasional di Paris

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:22 WIB
loading...
Kebaya Menari Tampil...
Komunitas Kebaya Menari tampil memukau pada festival tari internasional 33rd Etoiles de Paris yang berlangsung di Paris. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komunitas Kebaya Menari tampil memukau pada festival tari internasional “33rd Etoiles de Paris” yang berlangsung di Paris, Perancis belum lama ini. Sebanyak 29 orang peserta tampil membawakan tiga tarian yaitu tari Legong Bapang Lasem versi tahun 1950 (Bali), tari Bedhayan Wilwatikta ( Jawa ) dan tari Cawan dan Maringgih Tandok ( Batak ).

Dengan persiapan latihan selama hampir tiga bulan dengan bimbingan pelatih profesional, para penari berhasil tampil memukau di panggung internasional tersebut. Ketiga tarian yang ditampilkan mengenakan kostum dasar kebaya.

Itu semua merupakan wujud dari upaya sustainability dan safeguarding, di mana negara-negara pengaju Kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda dunia harus melestarikan kebaya dan menyerahkan tongkat estafet ke generasi berikutnya. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, ketiga tim tari Kebaya Menari menyabet juara pertama atau Laureate 1 di kategori berbeda.

Kebaya Menari Tampil Memukau di Panggung Festival Tari Internasional di Paris


Baca juga: Syahrini Tampil Glamor dengan Cincin Berlian Rp35 Miliar di Festival Film Cannes 2025



Kebanggaan yang luar biasa ketika nama Indonesia disebut tiga kali sebagai pemenang pertama diiringi bendera Merah Putih yang berkibar di panggung Théâtre du Blanc-Mesnil, Paris, Perancis. Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Sekretaris Jenderal Bambang Wibawarta memberikan apresiasi.

“Selamat kepada Komunitas Kebaya Menari atas semangat yang luar biasa dalam melestarikan budaya Indonesia, serta atas pencapaian yang membanggakan yang telah diraih, yaitu meraih Juara 1, Laureate 1 untuk kategori Main Competition and Festival Discipline: Foklore/Traditional Folk Dance/Groups pada Festival Tari 33rd International Competition ETOILES DE PARIS yang dilaksanakan pada 8 Mei 2025,” ujar Bambang.

Bambang berharap agar Komunitas Kebaya Menari dapat terus berkembang secara berkelanjutan, menjadi sumber inspirasi, serta turut berperan aktif dalam menjalankan misi pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia di masa mendatang.

Sambil mengikuti festival tari 33rd Etoiles de Paris, misi budaya Kebaya Menari juga menyambangi markas besar Unesco yg berada di Paris. Sambutan hangat atas kemenangan juga diberikan oleh Wadetap (Wakil Delegasi Tetap) RI untuk Unesco, IGAK Satrya Wibawa.

“Selamat atas keberhasilan Kebaya Menari yang telah tampil memukau di festival di Paris dan berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi! Prestasi ini bukan hanya kemenangan artistik, tapi juga sebuah pernyataan kuat tentang identitas, keindahan, dan semangat budaya Indonesia yang mendunia,” kata Satrya Wibawa saat menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan tim Kebaya Menari.

“Terima kasih telah membawa nama Indonesia dengan begitu anggun dan membanggakan. Semoga langkah ini menginspirasi lebih banyak kolaborasi budaya di panggung global. Karena kebaya bukan hanya busana—ia adalah narasi, gerak, dan kebanggaan,” sambungnya.

Menari dengan latar belakang Menara Eiffel juga masuk dalam rangkaian perjalanan ini. Berlokasi di Place Trocadero, ketiga tim tari mengenakan kostum tari untuk berfoto dan menari singkat untuk pembuatan video.

Penampilan ini sangat menarik perhatian publik danmedia di Paris. Di samping itu, komunitas Kebaya Menari juga berkolaborasi dengan diaspora dan sanggar tari yang ada di Paris untuk menggelar flash mob dengan dasar tarian Indonesia.

Kegiatan misi budaya ini dapat terwujud berkat dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, yang sejak awal sudah memberikan restu dan dukungannya.

Kebaya Menari adalah komunitas yang bergerak dalam hal pelestarian kebaya dan budaya, khususnya tarian tradisional. Dukungan serupa juga datang dari Yayasan Timnas Kebaya Indonesia, Perempuan Indonesia Maju (PIM) Paris dan Sekar Jagad Indonesia Paris.

Kiprah komunitas Kebaya Menari dalam upaya pelestarian Kebaya dan budaya di luar negeri tidak hanya saat ini saja. Pada 2024, komunitas Kebaya Menari menggelar Kebaya Kelana - Susur Serumpun Tiga Negara.

Kegiatan tersebut merupakan misi budaya meniti tapak kebaya di negara-negara serumpun pengusung Kebaya goes to Unesco. Perhelatan berisikan tukar informasi sejarah perjalanan hingga pelestarian kebaya di Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Puncaknya adalah berita menggembirakan di penghujung tahun, pada 4 Desember 2024, Unesco menetapkan Kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda dunia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Presiden Prabowo Salat...
Presiden Prabowo Salat Iduladha Bareng Diaspora Indonesia di Paris
Prabowo Salat Iduladha...
Prabowo Salat Iduladha di Paris, Menag: Tetap Ikuti Perkembangan di Istiqlal
Gelar Anugerah Kebudayaan...
Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025, Fadli Zon: Pengakuan Negara Atas Kerja Budaya
Sempat Tuai Kritik,...
Sempat Tuai Kritik, Fadli Zon Resmikan Buku Penulisan Sejarah Ulang Indonesia
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Rekomendasi
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved