Masuk Bursa Caketum, Gus Ipul Ngaku Enggak Punya Kemampuan Pimpin PPP

Rabu, 21 Mei 2025 - 06:30 WIB
loading...
Masuk Bursa Caketum,...
Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan tak akan maju untuk menjadi calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Foto/Dok SindoNews/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan tak akan maju untuk menjadi calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ). Ia menyadari tak punya kemampuan untuk memimpin partai berlogo Ka’bah itu.

Pernyataan itu dilontarkan Gus Ipul sekaligus merespons namanya masuk bursa calon Ketua Umum PPP. Ia mengaku, namanya kerap masuk dalam bursa calon Ketua Umum PPP menjelang muktamar.

"Bukan sekarang aja ya, selalu itu disebut-sebut. Dan biasanya terus hilang gitu aja, jadi enggak usah kaget gitu," kata Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025).

Baca juga: Jelang Muktamar X PPP, Kader Tolak Calon Ketua Umum dari Luar Partai



Gus Ipul pun menilai, banyak figur yang lebih mampu memimpin PPP, baik dari internal maupun eksternal. Untuk itu, ia menyatakan tak akan maju menjadi calon ketua umum PPP.

"Saya merasa bahwa banyak yang lebih mampu untuk memimpin PPP gitu. Kader-kader internal maupun juga kader-kader eksternal ya yang punya potensi," ungkap Gus Ipul.

"Tapi buat saya sendiri, saya terus terang nggak punya apa ya, kemampuanlah untuk memimpin PPP," imbuhnya.

Baca juga: Waketum PPP Sangkal Aturan Tidak Ada Muscablub dan Muswilub Jelang Muktamar



Kendati demikian, Gus Ipul mengaku sempat dirayu agar bisa maju menjadi Ketua Umum PPP. Namun, ia bersitegas untuk tak akan maju.

"Diskusi-diskusi gitu aja, ini gimana ya. Sudah banyak lah di sana, saya bilang, 'sudah di sana udah banyak itu, nama-nama itu udah bagus semua. Saya nggak, jangan diikut-ikutkan sudah.' Saya sendiri juga lagi ini, bantu presiden," pungkas Gus Ipul.

Baca juga: 5 Letjen Jebolan Kopassus Bertugas di Mabes TNI, Nomor 2 Peraih Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama

Jenderal Dudung, Gus Ipul, hingga Andi Amran Masuk Bursa Caketum PPP

Sekadar informasi, PPP bakal menggelar pemilihan ketua umun melalui forum muktamar yang direncanakan bakal digelar antara Agustus atau September. Sejumlah figur eksternal, masuk ke dalam bursa calon ketua umum.

Salah satunya, Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional sekaligus eks KSAD Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman hingga Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Juru Bicara DPP PPP Usman M Tokan meyakini, seluruh kader partainya menginginkan sosok ketua umum baru di muktamar. Apalagi, kata dia, saat ini PPP masih dipimpin oleh ketua umum sementara yakni Plt.

"Perlu dicatat bahwa hari ini PPP masih dipimpin oleh Plt Ketua Umum, bukan Ketum hasil Muktamar. Jadi kita semua sebagai pengurus dan kader PPP pasti berkeinginan untuk sesegera mungkin melaksanakan muktamar untuk memilih ketua umum baru," ucap Usman saat dihubungi, Selasa (13/5/2025).

Usman menilai, dinamika yang terjadi belakangan ini membuktikan bahwa PPP masih seksi dan punya sejarah panjang selama Orba hingga Reformasi. Oleh karena itu, ia tak heran bila banyak peminat yang bermunculan baik internal maupun eksternal untuk menjadi Ketua Umum PPP.

Usman pun mengungkap sejumlah figur eksternal yang masuk dalam bursa calon ketua umum, seperti Mensos Gus Ipul, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, hingga eks KSAD Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman.

"Ada nama nama eksternal yang muncul ke permukaan adalah bapak Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Saifullah Yusuf, Andi Amran Sulaiman, dan Agus Suparmanto," terang Usman.

"Nama-nama eksternal ini ada yang terdengar samar-samar, tetapi ada juga yang sudah melakukan konsolidasi serta muncul bertemu dengan beberapa kawan-kawan pimpinan wilayah atau DPW PPP dan ada juga sudah redup," imbuhnya.

Ia pun menyambut baik figur eksternal maju menjadi calon ketua umum di muktamar mendatang. "Dan berharap apabila tidak terpilih, tetap bergabung dan berjuang membesarkan PPP untuk merebut kembali kejayaan PPP di Pemilu 2029 yang akan datang," ujarnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Mensos Gelar Open House...
Mensos Gelar Open House Sekolah Rakyat Jelang 1 Tahun Beroperasi
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Rekomendasi
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 8 Senin: Mila Mantap Cerai, Pak Efendi Tulis Surat Wasiat
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved