Kasmudjo Akui Bukan Pembimbing Skripsi Jokowi, Politikus PDIP: Terima Kasih kalau Jujur
Jum'at, 16 Mei 2025 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Kasmudjo telah pensiun dari UGM pada 2014. Total, ia telah melakukan pengabdian selama 38 tahun. Namun, saat ini namanya kembali disorot di tengah polemik tuduhan ijazah palsu Jokowi.
Jokowi sempat berkunjung ke kediamannya pada Senin (12/5/2025). Momen pertemuan keduanya itu lalu diabadikan di akun Instagram pribadi Jokowi.
Kasmudjo mengatakan bahwa ini merupakan pertemuan pertama kali mereka. Keduanya sempat berbincang sekitar 45 menit.
Menurutnya, dalam perbincangan tersebut, tidak ada pembahasan terkait polemik ijazah palsu milik Jokowi. "Enggak, enggak sama sekali," katanya.
Jokowi juga tak menyinggung soal gugatan yang dilayangkan melalui Pengadilan Negeri Sleman. Kasmudjo menjadi salah satu pihak yang dilaporkan.
Mengenai ijazah, Kasmudjo juga tidak bisa berbicara banyak, lantaran sama sekali belum pernah melihat ijazah asli milik Jokowi. Demikian pula terkait proses kelulusan Jokowi.
Kasmudjo mengklaim tidak terlibat secara langsung dalam pendampingan penyusunan skripsi Jokowi.
"Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita karena saya tidak membimbing (skripsi), tidak mengetahui, tidak ada prosesnya, karena pembimbingnya itu Prof Sumitro. Pembantunya dan yang menguji ada sendiri, jadi kalau mengenai ijazah palsu itu saya tidak bisa sama sekali cerita," pungkasnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mohamad Guntur Romli merespons pernyataan Kasmudjo tersebut. Menurut dia, pengakuan Kasmudjo membuat publik bingung.
Sebab, kata dia, Jokowi sempat mengklaim bahwa Kasmudjo merupakan dosen pembimbing saat berkuliah di UGM. Namun, klaim itu dibantah oleh Kasmudjo.
Jokowi sempat berkunjung ke kediamannya pada Senin (12/5/2025). Momen pertemuan keduanya itu lalu diabadikan di akun Instagram pribadi Jokowi.
Kasmudjo mengatakan bahwa ini merupakan pertemuan pertama kali mereka. Keduanya sempat berbincang sekitar 45 menit.
Menurutnya, dalam perbincangan tersebut, tidak ada pembahasan terkait polemik ijazah palsu milik Jokowi. "Enggak, enggak sama sekali," katanya.
Jokowi juga tak menyinggung soal gugatan yang dilayangkan melalui Pengadilan Negeri Sleman. Kasmudjo menjadi salah satu pihak yang dilaporkan.
Mengenai ijazah, Kasmudjo juga tidak bisa berbicara banyak, lantaran sama sekali belum pernah melihat ijazah asli milik Jokowi. Demikian pula terkait proses kelulusan Jokowi.
Kasmudjo mengklaim tidak terlibat secara langsung dalam pendampingan penyusunan skripsi Jokowi.
"Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita karena saya tidak membimbing (skripsi), tidak mengetahui, tidak ada prosesnya, karena pembimbingnya itu Prof Sumitro. Pembantunya dan yang menguji ada sendiri, jadi kalau mengenai ijazah palsu itu saya tidak bisa sama sekali cerita," pungkasnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mohamad Guntur Romli merespons pernyataan Kasmudjo tersebut. Menurut dia, pengakuan Kasmudjo membuat publik bingung.
Sebab, kata dia, Jokowi sempat mengklaim bahwa Kasmudjo merupakan dosen pembimbing saat berkuliah di UGM. Namun, klaim itu dibantah oleh Kasmudjo.
Lihat Juga :