Dompet Dhuafa Salurkan 35.000 Hewan Kurban ke Penjuru Nusantara hingga Palestina

Kamis, 15 Mei 2025 - 21:33 WIB
loading...
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa akan menyalurkan puluhan ribu hewan kurban ke seluruh penjuru Nusantara hingga Palestina. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa bakal mendistribusikan daging kurban hingga ke pelosok negeri. Tidak hanya itu, Dompet Dhuafa juga akan menyalurkan daging kurban hingga ke Palestina.

Pada tahun ini, Dompet Dhuafa mengusung tema “Kurban Se-Ngaruh itu”. Tema tersebut diambil karena momentum Iduladha, kurban membawa banyak pengaruh dan manfaat bukan hanya bagi penerima dan pekurban, tetapi juga bagi peternak lokal binaan Dompet Dhuafa. Sehingga membawa perubahan berdampak bagi peternak lokal di setiap daerah dari anak kandang hingga bisa menjadi peternak mandiri.

Pada tahun ini Dompet Dhuafa menargetkan distribusi sebanyak 35.000 setara doka/kambing dengan titik sebaran di 28 Provinsi, 105 Kabupaten/Kota dan 3 Negara,” ujar Ketua THK 1446 H Dompet Dhuafa Dwi Tanty K, Kamis (15/5/2025).

Baca juga: Dexa Medica Gandeng Dompet Dhuafa Donasikan Suplemen kepada Anak Yatim di Jaktim

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini mengatakan, total Penghimpunan Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa dari 1994 sampai dengan 2024 terdapat 16.929.620 keluarga dari total 846.481 ekor dengan keseluruhan hewan kurban yang setara dengan kambing.

Lalu pada pada momentum Iduladha 1445 H/2024 M, Dompet Dhuafa kembali menyalurkan amanah kurban dari para donatur kepada 1.918.140 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara. Melalui Program THK kebaikan kurban telah hadir 168 Kabupaten/Kota, 30 Provinsi dan 4 negara meliputi Palestina, Somalia, Myanmar, Timor Leste.

Baca juga: Dompet Dhuafa Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Gempa di Myanmar

“Semoga dengan mengusung tema “Kurban Se-Ngaruh Itu”, THK dapat memengaruhi pola kurban, lalu memengaruhi jumlah pembagian kurban di Indonesia. THK Dompet Dhuafa memberi manfaat untuk pekurban, peternak, pedagang, penyembelih dan pemotong daging kurban, mitra kurban, dan penerima daging kurban. Kurban Dompet Dhuafa memengaruhi sistem peternakan di Indonesia. Kurban Dompet Dhuafa mempengaruhi distribusi protein hewani. Kurban Dompet Dhuafa memengaruhi kedaulatan dan ketahanan pangan di Indonesia,” tambah Ahmad.

Mitra Kurban Dompet Dhuafa Taufik Ramadani mengatakan, program Terban Hewan Kurban Dompet Dhuafa adalah upaya pemerataan harga jual serta pemberdayaan peternak binaan Dompet Dhu'afa.

"Nah dalam posisi ini, Dompet Dhuafa hadir untuk kemudian menyetarakan semua harganya. Melakukan proses pengembangan, melakukan kemudian proses perdanganan, Seperti saya, di beberapa wilayah, terus kemudian kami menyerap ternaknya dari ternak. Jadi di situlah kemudian peran Dompet Dhuafa terkait dengan memiliki banyak efek dari sisi ekonomi. Jadi peternak akan mendapatkan harga yang lebih tinggi," ujarnya.

“Peternak bisa mejadi gaya hidup baru bisa hadir dan kemudian menjadi salah satu gaya hidup baru dan jadi menjadi salah satu tren baru sehingga bidang peternakan itu menjadi salah satu pilihan oleh anak muda Generasi-generasi di bawah kami, gen Z, millennial dan lain sebagainya karena se-ngaruh itu korban di Dompet Dhuafa," harapnya.

Ahli Gizi Esti Nurwanti menyampaikan pentingnya asupan daging bagi tumbuh kembang anak terutama kepada ibu hamil untuk mencegah stunting.

"Beberapa faktor risiko terjadinya stunting antara lain seperti protein hewani tidak terpenuhi, sanitasi lingkungan kurang dan lain sebagainya. Daging yang diberikan kepada ibu hamil bisa mengurangi risiko melahirkan bayi stunting kalau dari ahli Gizi seperti itu, karena sepenting dan sengaruh itu.

Pada kurun waktu setidaknya dua tahun terakhir, Dompet Dhuafa mencatat pelaksanaan kurban mengalami pertumbuhan di berbagai wilayah. Data IDEAS menyatakan jumlah pekurban pada 2024 tercatat mencapai 2,16 juta pekurban dan pada 2025 ini diprediksi mencapai 1,92 juta pekurban.

Meski dengan berbagai isu yang berkembang di masyarakat, seperti penyebaran Penyakit Mulut & Kuku (PMK) di hewan kurban sapi, jumlah pekurban tetap bertumbuh. Apakagi ditambah dengan berkembangnya teknologi digital dan e-payment di berbagai kanal membuat pekurban semakin mudah melakukan transaksi kurban.

Dompet Dhuafa mewadahi beragam kemudahan bagi para calon pekurban dengan pengembangan sistem teknologi yang menjadi keunggulan layanan. Selain kemudahan bagi calon pekurban untuk mendapatkan hewannya, tentu saja pendistribusian daging juga menjadi perhatian besar Dompet Dhuafa.

Kini, kurban di THK DD terkelola dengan baik, mulai dari proses persiapan, pemotongan, pengulitan, pencacahan hingga pendistribusian ke penerima manfaat terpantau dengan baik karena penerapan sistem tepat guna disemua mitra pemberdayaan DD yang nantinya akan langsung dilaporkan kepada para pekurban.

Dengan tata kelola manajemen kurban yang baik dan profesional, Dompet Dhuafa terus mendorong keberpihakan kepada para peternak rakyat. Sehingga roda perekonomian tak lagi milik penguasa modal, tetapi juga hadir di kantong-kantong masyarakat para peternak kecil. Jadi, THK menjadi bukti bagaimana kurban menggerakkan peternakan rakyat, sehingga bisa melahirkan peternak-peternak sukses yang bisa mandiri dan memberdayakan masyarakat lain disekitarnya dengan mendorong keterlibatan semua dalam rantai siklus peternakan rakyat.

Kurban hakikatnya merupakan ibadah sunah bagi yang tidak menunaikan ibadah haji. Momentum inilah yang membuat Dompet Dhuafa melahirkan program Pemberdayaan Ternak Dompet Dhuafa yang dirancang sejak 1994 untuk mendorong kemandirian peternak lokal dan diharapkan mempunyai peran besar bagi ekonomi masyarakat dhuafa.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Aliyah Rizq Raih Pengakuan...
Aliyah Rizq Raih Pengakuan Asean dan Asia Records lewat Asia Mega Qurban 2026
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Kurban, Filantropi,...
Kurban, Filantropi, dan Cara Baru Merawat Sesama
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Lewat Program TJSL,...
Lewat Program TJSL, IFG Life Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved