Komnas HAM Minta Langkah Pemerintah Tangani Corona Tidak Membingungkan

Selasa, 24 Maret 2020 - 14:08 WIB
Komnas HAM Minta Langkah...
Komnas HAM Minta Langkah Pemerintah Tangani Corona Tidak Membingungkan
A A A
JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam meminta langkah pemerintah dalam menghadapi virus Corona (Covid-19) harus jelas dan tidak boleh membingungkan masyarakat.

Dia melihat kebijakan yang ada belum utuh, akibatnya menunjukkan konsolidasi penanganan belum maksimal dan efektif. "Contoh nyata adalah upaya test rapid di beberapa daerah yang terlanjur diumumkan namun dibatalkan. Kondisi ini dapat menimbulkan ketidakpastian dan kepanikan," tutur Anam, Selasa (24/3/2020).
(Baca juga: Kalkulasi Dampak Corona, Jokowi: Jangan Sampai Masuk Skenario Paling Buruk)

Menurutnya, metodologi yang dilakukan harus memiliki standar yang jelas sebelum dipublikasikan. Kemudian lebih penting lagi, tidak menimbulkan kontradiksi dengan kebijakan sebelumnya. Anam menyatakan, kondisi ini tampak terjadi pada model dan kebijakan rapid test yang dibatalkan karena dilakukan secara kerumunan, sementara kebijakan utamanya adalah menghindari kerumuman.

Terkait pemberian sanksi terhadap siapa saja yang tidak mengindahkan situasi penanganan ini, kata dia, dengan adanya kondisi darurat seperti ini hal itu sangat dimungkinkan. "Untuk menjamin tujuan utama mengatasi kedaruratan segera tercapai. Namun sebaiknya diterapkan juga untuk menggalang solidaritas," ujarnya.

Anam menyarankan, agar sanksi yang diberikan sebaiknya bukan pidana, karena penjara telah penuh sesak dan pengadilan juga diminta sementara tidak melakukan aktivitasnya. Sanksi yang dimaksud, bisa berupa sanksi denda atau sanksi kerja sosial.

Dasar pemberian sanksi juga harus dibuat terlebih dahulu dan mekanisme kerjanya juga harus terbuka. Dalam hal ini, Anam menyarankan agar prinsip HAM sebagai rujukan utama. "Di samping hal di atas, hal lain seperti akuntabilitas, keterbukaan dan perlu dengan khusus bagi pekerja medis juga sangat penting," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Penilaian Komnas HAM...
Penilaian Komnas HAM Soal Perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia
Penyelesaian Kasus Pelanggaran...
Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Dinilai Jalan di Tempat
Komnas HAM Ungkap Banyak...
Komnas HAM Ungkap Banyak Rekomendasinya Tak Ditindaklanjuti Maksimal
Pansel Ajukan Kriteria...
Pansel Ajukan Kriteria Khusus bagi Calon Anggota Komnas HAM
Komnas HAM Terbitkan...
Komnas HAM Terbitkan 5.000 Surat Keterangan Korban Pelanggaran HAM
Komnas HAM: Ada 6 Ribu...
Komnas HAM: Ada 6 Ribu Korban Pelanggaran HAM Berat Terverifikasi
Berita Terkini
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved