COVID-19 Mewabah, Pelatihan Program Kartu Prakerja Diganti Jadi Online

Selasa, 24 Maret 2020 - 10:39 WIB
COVID-19 Mewabah, Pelatihan...
COVID-19 Mewabah, Pelatihan Program Kartu Prakerja Diganti Jadi Online
A A A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 memberikan dampak bagi pelaksanaan program Kartu Prakerja. Kantor Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja bersiasat untuk menggeser pelatihan dari tatap muka menjadi online atau daring.

"Kita harus menyesuaikan model pelatihannya untuk mendukung social distancing," ujar Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko di Jakarta, Selasa (24/3/2020). (Baca juga: Dapat Keistimewaan Tes Corona, Anggota DPR Dinilai Lukai Hati Rakyat )

Kartu Prakerja yang diluncurkan pada Jumat pekan lalu bertujuan untuk menciptakan keterampilan baru. Moeldoko menegaskan Kartu Prakerja diluncurkan bukan untuk menggaji penggangguran tetapi menyiapkan anak muda dengan pelatihan agar siap kerja.

Moeldoko mengakui, COVID-19 membuat pertumbuhan ekonomi jadi melambat. Penciptaan lapangan kerja juga turut melambat karena sejumlah faktor seperti jam kerja yang berkurang.

Sektor yang paling merasakan dampaknya adalah sektor pariwisata, hotel, restoran dan transportasi. Program Kartu Prakerja memberikan ruang insentif untuk menahan laju pelambatan ekonomi. "Insentif setelah pelatihan online bisa lebih tinggi dari sebelumnya. Angkanya sedang kita kaji," kata Moeldoko.

Selain itu, pemerintah juga terus mengupayakan agar APBN bisa terserap optimal untuk membantu sektor informal dan UMKM. Kedua sektor itu terkena dampak langsung Covid-19. "Program Kartu Prakerja diharapkan menjadi pendorong kebekerjaan dan kewirausahaan agar ekonomi tumbuh kembali," tegas Moeldoko.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Purbasari mengatakan besaran insentif akan diputuskan Komite Cipta Kerja. "Komite yang dipimpin Menko Perekonomian akan memutuskan berapa besaran insentif, untuk berapa bulan, dan berapa orang pekerja harian sektor informal yang terdampak," ujar Denni.

Denni menambahkan sejak dirilis pada Jumat pekan lalu hingga hari ini, jumlah pengunjung situs resmi Kartu Prakerja www.prakerja.go.id mencapai 46 ribu lebih pengunjung. Sebanyak 42% users berasal dari Jakarta dan Surabaya dan sebanyak 55% users adalah laki-laki. (Baca juga: Anggota DPR Beserta Keluarganya Akan Jalani Tes Corona)

"Dari analytics diketahui profil demografi pengunjung, 49% berusia 18-24 tahun, disusul usia 25-34 tahun sebanyak 33%," kata Denni.
(kri)
Berita Terkait
Kepala Staf Presiden...
Kepala Staf Presiden Nigeria Meninggal Terinfeksi Covid-19
COVID-19 Renggut Nyawa...
COVID-19 Renggut Nyawa Kepala Staf Presiden Nigeria
Bersama Perangi Corona,...
Bersama Perangi Corona, 10 Rumah Aman Ciptakan Kemandirian Warga
Kepala Staf Gedung Putih...
Kepala Staf Gedung Putih Terinfeksi Covid-19
Diaspora Indonesia-Kemenaker...
Diaspora Indonesia-Kemenaker Galang Donasi untuk Pekerja Terdampak Corona
Moeldoko Bentuk Sistem...
Moeldoko Bentuk Sistem Layanan Nasional untuk Kesehatan Jiwa
Berita Terkini
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved