Inovasi AI Diyakini Bisa Bawa Dunia Teknologi Semakin Bermanfaat

Minggu, 27 April 2025 - 17:20 WIB
loading...
Inovasi AI Diyakini...
Acara Citcom Connext 2025 di Hotel El Royale, Bandung pada Selasa, 22 April 2025. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Inovasi artificial intelligence ( AI ) atau kecerdasan buatan ke depan yang disertai keterlibatan banyak kalangan diyakini akan membawa dunia teknologi menjadi semakin bermanfaat bagi kehidupan manusia. Hal itu dikatakan oleh CEO WIT.Indonesia Irfan Arsandi.

Pasca keikutsertaannya dalam Citcom Connext 2025, dirinya optimistis setelah melihat antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan untuk mengikuti acara tersebut. Setidaknya ratusan orang memadati lokasi acara Citcom Connext 2025 di Hotel El Royale, Bandung pada Selasa, 22 April 2025.

Berbagai kalangan seperti pengusaha, pembuat kebijakan, akademisi, hingga berbagai kalangan lainnya begitu antusias mengikuti acara bertema "Decode AI, Unchain Future" tersebut. Perusahaan teknologi WIT.Indonesia optimistis mengambil langkah penting dalam membentuk masa depan menuju inovasi artificial intelligence (AI) di Indonesia dengan aktif berpartisipasi dalam acara Citcom Connext 2025.

Baca juga: AI Harus Dimanfaatkan untuk Kepentingan Manusia

Konferensi yang diadakan di Hotel El Royale, Bandung tersebut menjadi ajang bagi sektor usaha yang bergerak di bidang teknologi, seperti WIT dan perusahaan-perusahaan lainnya untuk berkontribusi dalam diskusi bersama tentang inovasi AI dan penerapannya di berbagai sektor. “Kita dapat melihat antusisme berbagai kalangan untuk mengetahui masa depan AI dan ingin mengambil bagian dari sejarah penting ini,” ujar Irfan, Sabtu (26/4/2025)

“Saya optimis bahwa inovasi AI ke depan yang disertai keterlibatan banyak kalangan akan membawa dunia teknologi menjadi semakin bermanfaat bagi kehidupan manusia. Dengan AI maka produktivitas manusia akan meningkat pesat dan pertumbuhan ekonomi dan daya manusia memenuhi kebutuhannya dapat semakin besar,” sambungnya.

Menurutnya, Connext 2025 telah memberikan platform unik bagi para pemimpin, akademisi, dan praktisi untuk bertukar wawasan dan pengalaman dalam dunia AI yang terus berkembang. WIT.Indonesia dalam acara ini berperan menjadi kontributor aktif dalam pembahasan mengenai peran AI dalam transformasi digital Indonesia.

Irfan Arsandi, yang juga memandu acara di Connext 2025 turut memaparkan pengalaman dan langkah-langkah yang telah diambil oleh WIT.Indonesia dalam memperkenalkan solusi AI yang dapat mendorong transformasi digital di Indonesia. Irfan memaparkan peranannya di WIT.Indonesia, bagaimana perusahaan tersebut dalam menghadirkan solusi AI praktis yang dapat menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada di berbagai sektor industri di Indonesia.

Keterlibatan WIT.Indonesia dalam Citcom Connext 2025 mencerminkan komitmen perusahaan ini untuk mempercepat adopsi AI di berbagai sektor, termasuk bisnis, regulasi, dan olahraga. Sebagai bagian dari inisiatif ini, tim WIT.Indonesia terlibat dalam percakapan mendalam dengan para ahli AI dan pemikir terkemuka, membantu mendorong kolaborasi lintas industri yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi AI di Indonesia.

WIT.Indonesia menekankan pentingnya menjembatani kesenjangan antara teknologi, akademisi, dan industri. Fokus WIT.Indonesia adalah menciptakan solusi AI yang praktis dan berdampak yang dapat menjawab kebutuhan spesifik pasar Indonesia.

Dengan bergabung dalam misi Citcom untuk menghubungkan pemimpin industri dan inovator, WIT berperan aktif dalam membentuk masa depan AI di Indonesia, memastikan bahwa manfaat teknologi ini dapat diakses oleh semua pihak. Bersama-sama dengan pemerintah, pengusaha, dan masyarakat dari berbagai kalangan, acara Citcom Connext 2025 ini merumuskan bersama arah adaptasi masyarakat merespons perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin kompleks.

Konferensi yang disertai pameran 26 perusahaan teknologi informasi ini bertujuan untuk duduk bersama menentukan arah adopsi AI di Indonesia. Acara tersebut dipandu oleh para pelaku usaha tekologi informasi seperti Irfan Arsandi dari WIT, Jimmy Yo dari Soca AI, Harun Kurnia dari Garuda Infinity dan Ken Ratri Iswari dari Geek Hunter.

Sebagai bagian dari acara ini, Irfan Arsandi, CEO WIT.Indonesia, bersama dengan Jimmy Yogaswara, CEO Soca AI, turut berperan sebagai moderator dalam sesi talk show yang menghadirkan berbagai pembicara terkemuka. Dengan pengalaman mereka di bidang teknologi dan inovasi, Irfan dan Jimmy memimpin diskusi yang mengupas secara mendalam potensi, peluang, serta tantangan AI di Indonesia.

Harun Kurnia dengan latar belakang yang kuat di dunia teknologi dan start up memberikan penekanan kepada pentingnya kolaborasi supaya tercipita inovasi. Ken Ratri Iswari yang berpengalaman di bidang talenta digital menekankan pentingnya sumberdaya manusia yang beradaptasi kepada teknologi digital terutama AI.

Salah satu pembicara utama adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang lebih dikenal sebagai Noe Letto, seorang filsuf, praktisi AI, dan musisi terkenal. Noe Letto, yang juga vokalis band Letto. Ia berbagi pandangannya tentang bagaimana AI menjadi alat yang sangat penting dalam menciptakan perubahan sosial yang positif.

Dengan latar belakang yang unik sebagai musisi dan praktisi AI, Sabrang memberikan wawasan mengenai bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk merubah industri, sambil tetap menjaga aspek-etika yang sangat penting dalam penggunaannya. Selain itu, Connext 2025 juga menghadirkan Adhitia Herawan, CTO dan Sporting Director Persib Bandung.

Adhitia berbicara mengenai bagaimana teknologi AI digunakan dalam dunia olahraga, khususnya dalam hal analisis data dan pengembangan strategi tim, yang dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi tim olahraga di Indonesia.

Di sisi lain, Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital di Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kebijakan publik dan regulasi dalam mendukung pengembangan AI di Indonesia. Ia menjelaskan bagaimana pemerintah berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung adopsi teknologi baru, sekaligus menjaga kepentingan masyarakat.

Tak kalah penting, Wakil Wali Kota Bandung Erwin Affandi turut memberikan pandangannya mengenai peran kota Bandung sebagai pusat inovasi teknologi, khususnya dalam penerapan AI. Ia menjelaskan inisiatif yang telah dilakukan pemerintah kota untuk menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan teknologi, termasuk AI, di Bandung.

“Kami percaya inovasi lahir dari masyarkatnya. Diperlukan strategi yang kuat antara pemerintah,komunitas,akademisi dan tentunya para pelaku industri. Dihrapkan CITCOM CONNEXT 2025 menjadi katalisator lahirnya solusi-solusi inovatif dan kolaborasi lintas sektor yang konkret,” kata Erwin dalam acara Connext 2025, Selasa (22/4/2025).

Mereka menyinergikan ide pembuat kebijakan, filsuf, komunitas, hingga pelaku usaha untuk bersama merumuskan masa depan di era AI. Citcom Connext 2025 tidak hanya menyoroti inovasi teknologi, tetapi juga menekankan pentingnya inklusivitas dalam pengembangan AI.

Melalui keikutsertaan dalam acara ini, WIT memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam dunia AI Indonesia. Acara seperti Connext 2025 ini memiliki posisi penting karena menjadi jembatan berbagai pihak untuk bertemu merumuskan masa depan teknologi dan Artificial Intelligence. Diharapkan, acara semacam ini akan diadakan kembali pada tahun depan dan tahun-tahun berikutnya demi merumuskan masa depan bersama.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Talenta Digital harus...
Talenta Digital harus Diperkuat untuk Kedaulatan Digital dan Ketahanan Nasional
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Rekomendasi
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Berita Terkini
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved