Hari Bumi Internasional, Kemenag Gelar Aksi Tanam Sejuta Pohon

Selasa, 22 April 2025 - 21:05 WIB
loading...
Hari Bumi Internasional,...
Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Abu Rokhmad. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Penanaman Sejuta Pohon Matoa di Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok. Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Internasional.

Aksi ini melibatkan puluhan ribu satuan kerja (Satker) dan mitra Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam), termasuk Penyuluh Agama Islam, Kantor Urusan Agama (KUA), masjid, Lembaga Pengelola Zakat (LPZ), nazir, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad menjelaskan, gerakan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam memperluas partisipasi masyarakat keagamaan dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: Hari Bumi, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Edukasi dan Salurkan Makanan ke Warga Lebak Bulus

"Kami memiliki banyak Satker dan mitra yang tersebar hingga tingkat komunitas, seperti Penyuluh Agama Islam, KUA, pengurus masjid, dan ormas Islam. Dengan melibatkan mereka dalam penanaman Pohon Matoa, kami berharap tumbuh kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam," ujar Abu di Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Abu mengungkapkan, sebanyak 38.000 penyuluh agama telah diinstruksikan untuk menanam pohon dan menyampaikan pesan pelestarian lingkungan kepada majelis serta kelompok binaannya.

"Kami menginstruksikan seluruh penyuluh agama Islam untuk tidak hanya menanam, tapi juga mengajak masyarakat memahami pentingnya gerakan ini," jelasnya.

Selain itu, 5.914 KUA juga diminta untuk menanam minimal 10 pohon di lingkungan kantor masing-masing. Para calon pengantin (Catin) turut dilibatkan melalui Program Satu Catin, Satu Pohon.

"Kami berharap, dengan kebijakan ini, Catin ikut andil dalam penghijauan sejak awal membina rumah tangga," tuturnya.

Di Unit Percetakan Al-Qur’an Ciawi, sebanyak 10 Pohon Matoa telah ditanam sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan ini. Kemenag juga telah mengeluarkan imbauan kepada Badan Kesejahteraan Masjid dan Dewan Kemakmuran Masjid agar menanam minimal 10 pohon matoa per masjid.

Targetnya, sebanyak 15.000 hingga 20.000 pohon akan tertanam melalui jaringan masjid dan musala di seluruh Indonesia. "Selain penanaman, kami juga mendorong agar masjid dan musala menjadi lebih ramah lingkungan, melalui khotbah dan pengumuman yang mendukung gerakan ini," kata Abu.

Kemenag juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), lembaga amil zakat, Badan Wakaf Indonesia, serta para nazir dalam penanaman pohon. "Saya baru mendapat laporan dari Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, bahwa sekitar 11.848 pohon telah ditanam oleh LPZ dan nazir di berbagai daerah," ungkapnya.

Untuk mendukung gerakan ini, Abu juga menekankan pentingnya peran ormas Islam. Dia menuturkan, ormas Islam memiliki jaringan luas dan kemampuan untuk menggerakkan masyarakat dalam program penghijauan.

"Ormas keagamaan memiliki akar kuat di masyarakat. Keterlibatan mereka akan mempercepat pencapaian target sejuta pohon," ujarnya.

Abu berharap gerakan ini tidak hanya berhenti pada penanaman pohon, tetapi juga berlanjut pada perawatan dan pelestariannya. "Melalui program ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai konservasi alam di kalangan umat. Dengan kolaborasi berbagai pihak, kita dapat mewariskan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Rekomendasi
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Berita Terkini
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved