Operasi Woyla, Kopassus Hanya Butuh Waktu 2 Menit 49 Detik Bebaskan Sandera

Minggu, 06 September 2020 - 14:10 WIB
loading...
A A A
Saat prosesi pembebasan, Soeroso bercerita salah satu teroris memiliki postur tinggi dan berbadan besar. Menurut Soeroso, teroris tersebut sudah berkali-kali ditembak namun dapat kembali bangun sebelum akhirnya berhasil benar-benar dilumpuhkan. "Saya tembak, bangun lagi. Orangnya gede tinggi, badannya keker. Dia lari ke depan, saya enggak mau begitu, saya tembak, bangun lagi. Setelah itu saya tanya, bagimana? Aman? Depan tengah belakang bagaimana? Aman," ungkapnya. (Baca juga: Pusdiklatpassus Kopassus Bentuk Sekolah Pertempuran Khusus)

Setelah itu, kemudian dia mengecek ke bagian kokpit ternyata ditemukan pilot pesawat, yakni Kapten Herman Rante telah tewas tertembak di bagian kepala oleh teroris. Dia pun mengkroscek lebih lanjut luka yang ada di kepala pilot tersebut dan diketahui pilot tertembak dari bagian depan.

"Saya enggak pikir panjang, tak pegang kepalanya, ketemu luka. Terus saya tarik rambutnya, ada segini lobang. Wah berarti ini tembakan dari depan bukan belakang. Saya takut ini tembakan dari belakang ini anak buah saya. Kenapa kok yang ditembak pilot, jangan sampai ada dugaan begitu. Saya membuktikan dan selaku komandan, ini tembakan siapa," tuturnya.

Untuk diketahui, selain satu pilot yang meninggal dunia, ada satu personel Kopassus bernama Achmad Kirang gugur akibat tertembak teroris di bagian perutnya. Sesaat setelahnya, dia pun langsung mengamankan seluruh penumpang keluar dari pesawat untuk dilakukan pendataan.

Namun, ketika itu ada salah satu penumpang yang berteriak bahwa ada satu teroris yang berkamuflase sebagai penumpang pesawat. Tanpa pikir panjang, Soeroso langsung menembakkan timah panas ke kaki teroris tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Perwira Terbaik...
Kisah Perwira Terbaik Kopassus Kapten RA Fadillah Gugur Ditembak Musuh di Palagan Pertempuran
5 Risiko Jadi Anggota...
5 Risiko Jadi Anggota Kopassus, Hanya untuk Prajurit yang Bermental Baja
6 Fakta Enzo Zenz Allie,...
6 Fakta Enzo Zenz Allie, Prajurit Kopassus Tampan yang Bertugas di Grup 2 Sandi Yudha
Apakah Ada Kopassus...
Apakah Ada Kopassus Wanita? Ini Jawabannya
Ini Syarat Jadi Anggota...
Ini Syarat Jadi Anggota Kopassus, Pasukan Elite TNI AD
Apa Keahlian Kopassus?...
Apa Keahlian Kopassus? Pasukan yang Dibekali dengan Berbagai Kemampuan Tempur
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Identitas 100 Perwira...
Identitas 100 Perwira Pasukan Elite Unit 212 Israel Dibobol Hacker Handala
Mampu Bunuh El Mencho,...
Mampu Bunuh El Mencho, Pasukan Khusus Meksiko Disamakan dengan SAS dan Delta Force
Rekomendasi
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Berita Terkini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Infografis
Jokowi Kucurkan Bansos...
Jokowi Kucurkan Bansos Ribuan Triliun, Kemiskinan hanya Turun 2%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved